Puluhan Massa dari KRKS Gelar Aksi Unjuk Rasa di DPRD Karawang, Tuntut Pembatalan Kerja Sama Militerisasi dan Kebijakan Pro-Rakyat

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 12:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Rakyat Sipil Karawang (KRKS) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Karawang pada Senin (25/3/2025). Dalam aksi tersebut, mereka menuntut pembatalan perjanjian kerja sama antara TNI Angkatan Darat (AD) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta menyerukan penghentian militerisasi dalam pemerintahan sipil.

Massa aksi membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan tegas terhadap pemerintah. Mereka menyoroti sejumlah kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada rakyat, salah satunya adalah perluasan kewenangan militer dalam pemerintahan sipil. “Kami menolak aturan-aturan yang mengekang hak rakyat serta perluasan kewenangan militer dalam pemerintahan sipil,” ujar salah satu orator aksi.

Selain itu, KRKS juga menolak sejumlah RUU yang dianggap berpotensi memperburuk situasi hukum di Indonesia. Mereka menyoroti RUU KUHAP, RUU Polri, dan RUU Kejaksaan yang mereka anggap dapat memperkuat impunitas. Tak hanya itu, mereka juga mendesak pencabutan UU Minerba yang dinilai merusak lingkungan dan merampas hak-hak masyarakat.

Dalam aksi kali ini, KRKS tidak hanya menyuarakan isu militerisasi dan kebijakan hukum, tetapi juga isu lingkungan dan kesejahteraan sosial. Mereka menuntut penghentian aktivitas tambang di Karawang Selatan, pembatalan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) JSP di Cilamaya yang dianggap merugikan warga, serta reformasi agraria yang lebih adil.

Aksi ini juga menyentuh persoalan birokrasi di pemerintahan, dengan tuntutan untuk penerapan sistem meritokrasi yang transparan dan bebas dari nepotisme. Tak kalah penting, mereka mendesak pencopotan sembilan anggota DPRD Jawa Barat yang tergabung dalam Panitia Panja, yang dinilai memiliki konflik kepentingan.

Aksi yang berlangsung di depan gedung DPRD Karawang tersebut berlangsung tertib, meskipun mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Para demonstran berharap pemerintah dapat mendengarkan dan merespons tuntutan mereka dengan serius, agar kebijakan yang ada dapat lebih berpihak pada rakyat. (Ripai)

Berita Terkait

14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari
Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara
Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari
Berita ini 41 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:40

Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Berita Terbaru