Polemik Proyek Rehabilitasi Kantor Kecamatan Jayakerta Mulai Sepi, Aktivis Teruskan Tindakan Hukum

- Penulis

Senin, 19 Agustus 2024 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 20 Agustus 2024. Polemik terkait berbagai persoalan dalam proyek rehabilitasi kantor Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, yang sempat ramai diberitakan oleh media mainstream dan dikomentari oleh berbagai elemen masyarakat, kini mulai mereda. Namun, upaya sejumlah aktivis untuk mengawal kasus ini agar mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait terus berlanjut.

Sebelumnya, beberapa kalangan aktivis mendesak agar pengawasan internal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang dilakukan lebih intensif. Bahkan, salah seorang aktivis, Andri Kurniawan, sempat menyatakan akan membuat Laporan Aduan (Lapdu) ke Kejari Karawang terkait dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.

Andri Kurniawan, yang mengklaim telah membentuk tim gabungan untuk melakukan audiensi dengan Dinas PUPR Karawang, menegaskan bahwa langkah yang diambil timnya bukanlah gertak sambal. “Kemarin, Senin, 19 Agustus 2024, melalui Pemuda Akademis Karawang Utara (PAKU), surat audiensi yang akan dilakukan pada hari Rabu mendatang sudah disampaikan ke Dinas PUPR Karawang, dan sudah ada tanda terimanya. Begitu juga dengan Lapdu ke Kejari, PAKU sudah meregister laporannya,” ujar Andri, Selasa (20/8/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andri menambahkan bahwa tindakan ini merupakan bukti keseriusan pihaknya. “Ini merupakan bukti keseriusan kawan-kawan, yang tidak hanya sekadar berkicau di ruang publik. Karena beberapa dugaan yang sempat ramai, selain perlu mendapat penjelasan dari Dinas PUPR Karawang, kami rasa perlu untuk ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kejaksaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Diduga Asal Asalan, Proyek Penurapan Jalan Rp188. Juta Tanpa Pengawasan Ketat Dari Dinas PUPR Karawang

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua PAKU, Teguh Nurdiansyah, membenarkan bahwa pihaknya telah menyampaikan surat audiensi dan Lapdu tersebut. “Kedua surat tersebut saya langsung yang mengantarkan ke kantor Dinas PUPR Karawang dan Kejari Karawang,” kata Teguh.

Menurut Teguh, dugaan ketidaksesuaian antara kontrak dengan realisasi di lapangan, pengabaian alat pelindung diri (APD) untuk pekerja, sewa menyewa CV, serta penggunaan listrik ilegal, perlu mendapatkan perhatian serius. “PLN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang permodalannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, kami meminta agar Kejari Karawang dapat mengusut,” ujar Teguh.

Ia menegaskan bahwa proyek pemerintah yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, bukan malah menimbulkan dugaan penggunaan listrik ilegal. “Seharusnya proyek Pemerintah yang dibiayai oleh APBD bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat. Bukan malah muncul dugaan penggunaan listrik ilegal,” pungkas Teguh. (Red)

Berita Terkait

Ujang Suhana Minta Oknum Penyalahguna Izin THM Holywings Diproses Hukum
Diduga Pungli Berkedok Raport, SDN Sampalan 1 Disorot Langgar Juknis BOS
Oknum Petugas PLN Karawang Diduga Mainkan kWh Ilegal, Negara dan Warga Dirugikan
Pengerjaan Proyek SMKN Batujaya Tuai Kritik, Pekerja Diduga Tak Gunakan APD
Dugaan Pungli PTSL di Cadas Kertajaya Terkuak, Warga Bayar Jutaan Demi Sertifikat
Tersangka Bedo Diringkus di Majalengka, Kasus Penipuan Sewa Mobil di Karawang Terungkap
Bedo Diduga Penipu Berkedok Penyewa Mobil, Warga Kalibuaya Geram: ‘Sudah Dua Minggu, Mobil Gak Pulang?
Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosa Karyawan Minimarket yang Jasadnya Ditemukan di Curug Berhasil Ditangkap
Berita ini 29 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:08

Gebrakan FMI Karawang di Gedung DPRD: Febry Ramadhan Bongkar Ketidaksinkronan Data OSS Theatre Night Mart

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:39

Bupati Karawang Tinjau Pembangunan SDN Dawuan Tengah 1, Tekankan Mutu dan Keselamatan Bangunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:56

Pengusaha Asal Karawang Tembus Pasar Eropa dan Asia

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:01

Tingkatkan Keimanan, Polsek Klari Laksanakan Binrohtal dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:47

Mr KiM: Perda Tenaga Kerja Lokal Harus Diperkuat Insentif agar Investasi dan Kesejahteraan Sejalan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:05

Pemotongan TKD Capai Rp 753 Miliar, Pemkab Karawang Konsultasi Langsung ke Kemenkeu RI

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:44

Izin Helen’s Cinema Resto & Bar Diduga Akal-akalan, OPD Akui Tak Sesuai Peruntukan

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:31

MUI dan Ormas Islam Kecam Keras Berdirinya Helen’s Cinema Resto and Bar di Jantung Kota Karawang

Berita Terbaru