Karawang, Lintaskarawang.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79, warga Perum Karaba Indah bersama beberapa elemen masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan utama di wilayah tersebut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pak Mashudi, yang akrab disapa Budi Georn, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Kamis (8/8/2024)
Forum Masyarakat Karaba, Goweser Karaba, Karaba Rescue, Sekolah Mentari Ilmu, dan para simpatisan turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berkolaborasi untuk memperbaiki jalan yang sering dilalui warga agar lebih nyaman dan aman digunakan.
Perbaikan jalan ini dilakukan di jalur utama Perum Karaba Indah yang sering mengalami kerusakan. “Kami merasa ini adalah bentuk nyata dari gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan perbaikan ini, kami berharap warga dapat menikmati jalan yang lebih baik,” ujar Budi Georn.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Forum Masyarakat Karaba (FMK), Budi Georn, mengungkapkan bahwa seluruh anggaran untuk perbaikan jalan ini berasal dari kontribusi bersama Forum Masyarakat Karaba, Goweser Karaba, Karaba Rescue, Sekolah Mentari Ilmu, serta para simpatisan. “Ini adalah sumbangsih kecil dari saya untuk lingkungan. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi kita semua,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari warga sekitar. Mereka dengan semangat turut serta membantu proses perbaikan jalan. “Semangat gotong royong seperti ini yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” kata salah satu warga yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berkontribusi dalam menjaga dan merawat lingkungan. “Ini adalah bentuk kebersamaan dan cinta terhadap tanah air yang harus terus kita pupuk,” ujar Budi Georn.
Perbaikan jalan utama Perum Karaba Indah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk melakukan hal serupa di wilayah mereka. “Mari kita sambut HUT RI ke-79 ini dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” tutup Budi Georn.
[Suci]













Tinggalkan Balasan