MASYARAKAT SANGGABUANA SERAHKAN SATWA LANGKA DILINDUNGI

- Penulis

Minggu, 1 Oktober 2023 - 04:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kampanye Sanggabuana Menuju Taman Nasional dan juga edukasi oleh para Ranger Sanggabuana sejak tahun 2020 mulai membuahkan hasil. Sejak tahun 2021 masyarakat di sekitaran Pegunungan Sanggabuana mulai banyak yang berhenti berburu dan menyerahkan koleksi satwa langka yang dilindungi dari Sanggabuana.

Diprakarsai oleh Haji Muhamad Sayegi yang biasa disapa Haji Dewa, memfasilitasi penyerahan sukarela satwa dilindungi dari masyarakat sekitaran Sanggabuana
Poto Haji Muhamad Sayegi yang biasa disapa Haji Dewa, memfasilitasi penyerahan sukarela satwa dilindungi dari masyarakat sekitaran Sanggabuana

Pada Sabtu, 30 September 2023 diprakarsai oleh Haji Muhamad Sayegi yang biasa disapa Haji Dewa, memfasilitasi penyerahan sukarela satwa dilindungi dari masyarakat sekitaran Sanggabuana. Haji Dewa yang juga ketua umum GMPI (Gerakan Militansi Pejuang Indonesia) mengarahkan masyarakat di Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru, Karawang yang kedapatan memiliki 1 ekor anak julang emas (Rhyticeros undulatus) dan landak jawa (Hystrix javanica) hasil tangkapan masyarakat.

Dua ekor satwa dilindungi dari Pegunungan Sanggabuana ini oleh Haji Dewa diserahkan kepada personil Sanggabuana Wildlife Ranger (SWR) yang didampingi oleh dua orang Kader Konservasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, dan Kiki Bayhaki Kasi Trantib Kecamatan Tegalwaru untuk diserahkan ke BBKSDA Jawa Barat, Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 4 Purwakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haji Dewa ditemui di Mekarbuana mengatakan bahwa, dirinya sudah berkoordinasi dengan Ranger SCF untuk dibantu penyerahan ke BBKSDA Jawa Barat, hanya saja untuk penyerahan harus menunggu hari kerja.

“Tapi masyarakat yang sudah saya diedukasi akhirnya mau menyerahkan hari ini (Sabtu) jadi sementara kita titipkan ke Ranger SCF yang kebetulan beberapa personilnya merupakan Kader Konservasi dari BBKSDA Jawa Barat. Senin nanti akan langsung dikirim ke BBKSDA.” Tambah Haji Dewa.

Solihin Fu’adi Direktur Eksekutif Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) menyambut baik penyerahan sukarela dua ekor satwa dilindungi ini. Pihak SCF menurut Solihin juga sudah berkoordinasi dengan BBKSDA SKW 4 sebelum penyerahan sukarela ini.

Baca Juga:  Kicau mania memberikan dukungan kepada Guntar Mahardika dalam pemilihan tingkat Propinsi tahun 2024

“Hanya saja karena masyarakat kemudian langsung menyerahkan hari ini, jadi kita didampingi oleh dua orang personil Ranger yang juga merupakan Kader Konservasi.” Terang Solihin.

Lebih lanjut Solihin selain menyambut baik penyerahan sukarela satwa ini dan berterimakasih kepada tokoh masyarakat seperti Haji Dewa yang mau ikut mengedukasi masyarakat tentang konservasi di Sanggabuana. Namun Solihin juga kecewa karena dengan adanya penyerahan sukarela ini berarti masih banyak masyarakat yang berburu satwa langka di Sanggabuana.

“Idealnya memang tidak ada penyerahan satwa langka dilindungi dari masyarakat karena tidak ada perburuan. Ini menandakan masyarakat masih banyak yang berburu satwa langka dilindungi di Sanggabuana. Tapi jika masyarakat mau melakukan penyerahan sukarela satwa dilindungi kita akan bantu fasilitasi untuk melapor ke BBKSDA Jawa barat. Jika masih melakukan perburuan satwa dilindungi dan tidak mau menyerahkan ke BBKSDA, bisa kita pidanakan, dan sudah banyak yang kita laporkan ke Kepolisian dan sudah diproses hukum.” Tambah Solihin yang pernah melakukan proses hukum kepada pedagang primata dilindungi di Bogor.

Julang emas dalam IUCN Red List masuk dalam kategori Vulnerable (VU) dan Appendiks 2 CITES, serta masuk dalam satwa dilindungi sesuai Permen 106 Tahun 2018 tentang Tumbuhan dan Satwa dilindungi. Sedangkan landak jawa dalam IUCN Red List masuk dalam kategori Least Concern (LC) dan Appendiks 3 CITES.

Di Pegunungan Sanggabuana dalam laporan SCF terdapat 41 jenis satwa langka dilindungi yang masuk dalam satwa dilindungi dalam Permen 106 Tahun 2018. Selain jenis mamalia, juga ada 165b jenis burung yang berhasil diidentifikasi oleh SCF. Termasuk 5 jenis primata, termasuk karnivora besar yaitu macan tutul jawa.

(Panthera pardus melas/LK)

Berita Terkait

Desa Rengasdengklok Selatan Bersama Mahasiswa UBP Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah, Dorong Budaya Hidup Bersih dan Ramah Lingkungan
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Nagasari, Tegaskan Fungsi Pengawasan Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran
Bupati Karawang Lantik Direksi Petrogas dan Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Kolaborasi
Desa Pasirjengkol Siapkan Rangkaian Semarak HUT ke-81 RI, Kades Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Beragam Lomba
Komisi III DPRD Karawang Fokus Sinkronisasi Program Pra KUA-PPAS 2027, TPA Jalupang Jadi Prioritas
Komisi II DPRD Karawang Rampungkan Pembahasan Pra-RKA dan APBD 2027, Target PAD Naik Sekitar 9 Persen
Polsek Rengasdengklok Kawal Penertiban Bangunan Liar di Saluran Sekunder PJT II, Berlangsung Aman dan Kondusif
PJT II Dan Pemerintah Kabupaten karawang Tertibkan Bangunan Liar di Saluran Sekunder Cikangkung, Dua Alat Berat Diterjunkan
Berita ini 1 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Teatrikal “Suara Diponegoro” dan Renungan Malam

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:38

Warga Perum Karawang Jaya Gotong Royong Sambut HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema

Senin, 20 Juli 2026 - 14:14

Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf

Senin, 13 Juli 2026 - 01:02

Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat

Senin, 13 Juli 2026 - 00:58

Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya

Senin, 4 Mei 2026 - 05:18

Wamensos Lepas Kontingen Garuda Baru, Indonesia Siap Berlaga di Street Child World Cup Meksiko

Kamis, 30 April 2026 - 11:15

Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 13:32

Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan

Berita Terbaru