Harga Makam Naik 20 Kali Lipat dalam 17 Tahun, Keluarga Mulai Siapkan Lahan Sejak Dini

- Penulis

Kamis, 5 November 2026 - 05:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyiapkan tempat peristirahatan terakhir dulu dianggap tabu untuk dibicarakan. Kini, semakin banyak keluarga di Jabodetabek dan Karawang yang justru memilih menyiapkannya sejak dini, saat semua anggota keluarga masih sehat.

Menyiapkan tempat peristirahatan terakhir dulu dianggap tabu untuk dibicarakan. Kini, semakin banyak keluarga di Jabodetabek dan Karawang yang justru memilih menyiapkannya sejak dini, saat semua anggota keluarga masih sehat.

KARAWANG | Lintaskarawang.com — Menyiapkan tempat peristirahatan terakhir dulu dianggap tabu untuk dibicarakan. Kini, semakin banyak keluarga di Jabodetabek dan Karawang yang justru memilih menyiapkannya sejak dini, saat semua anggota keluarga masih sehat.

Dani, marketing San Diego Hills Memorial Park yang sudah mendampingi keluarga sejak 2018, mengatakan alasan yang paling sering ia dengar bukan soal gengsi, melainkan soal anak.

“Kebanyakan orang tua bilang ke saya, mereka tidak mau anak-anaknya bingung mencari lahan dan mengurus biaya di saat sedang berduka. Jadi disiapkan dari sekarang, dengan tenang, sambil memilih lokasi yang cocok untuk keluarga,” ujar Dani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan Makam di Kota Besar Makin Terbatas

Kebutuhan ini tidak lepas dari makin terbatasnya lahan pemakaman di kota besar. Seperti diberitakan sejumlah media, dari 80 Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta, 69 di antaranya sudah penuh dan hanya menerima makam tumpang. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta juga memperkirakan sisa lahan makam di Ibu Kota hanya cukup untuk sekitar tiga tahun ke depan (CNA Indonesia, Kompas).

Harga Naik Sekitar 20 Kali Lipat dalam 17 Tahun

Di sisi lain, harga lahan makam di taman pemakaman swasta terus bergerak naik. Berdasarkan data yang dihimpun dari pemberitaan media dan sistem penjualan resmi San Diego Hills, perkembangannya sebagai berikut:

– 2009: harga termurah Rp3,5 juta per lubang makam (detikNews, 30 Maret 2009)

– 2023: tipe Single sekitar Rp60–64,5 juta (Kontan/Momsmoney, 27 Februari 2023; Bisnis.com, 22 September 2023)

– November 2026: Single Burial mulai Rp72,8 juta (nuansa Islam), Rp109,8 juta (nuansa Chinese), dan Rp115,2 juta (nuansa Universal), harga cash 30 hari (sistem informasi penjualan resmi San Diego Hills, dicek 4 November 2026)

Jika harga termurah 2009 dibandingkan dengan harga termurah saat ini, kenaikannya sekitar 20 kali lipat dalam 17 tahun. Dalam tiga tahun terakhir kenaikannya lebih landai, sekitar 13 persen.

“Harga yang dikunci hari ini tidak ikut naik ketika harga berubah di kemudian hari. Tapi saya selalu sampaikan ke keluarga, keputusan tetap harus disesuaikan dengan kondisi keuangan, bukan karena takut harga naik,” kata Dani.

Baca Juga:  Launching Satuan PAM Obvit Polres Karawang

Bisa Dicicil, Tanpa Iuran Bulanan

Menurut Dani, banyak keluarga awalnya mengira biaya makam harus dibayar sekaligus dan masih ada iuran setiap bulan. Faktanya, untuk pembelian sebelum dibutuhkan (Pre-Need), pembayaran bisa dilakukan tunai dalam 30 hari dengan potongan 10 persen, atau dicicil 12 bulan.

Setelah lahan lunas, tidak ada iuran bulanan maupun tahunan, karena perawatan taman dan makam dilakukan oleh pengelola. Biaya paket prosesi pemakaman pun dibayar nanti, saat terjadi kedukaan.

“Yang disiapkan sekarang cukup lahannya saja. Jadi saat waktunya tiba, keluarga tinggal fokus mendoakan dan mendampingi,” tutur Dani.

Satu Kawasan untuk Keluarga Beragam Keyakinan

San Diego Hills Memorial Park berada di samping Gerbang Tol Karawang Barat, Jawa Barat. Kawasan ini memiliki tiga nuansa pemakaman: nuansa Islam untuk keluarga Muslim dengan seluruh makam menghadap kiblat, serta nuansa Universal dan Chinese untuk keluarga Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Keluarga yang berbeda keyakinan tetap bisa diziarahi dalam satu kawasan.

Gerbang kawasan buka setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB, sedangkan Marketing Gallery buka pukul 08.00–16.30 WIB.

Data perkembangan harga lengkap beserta sumbernya dapat dilihat di:

Perkembangan Harga Makam San Diego Hills 2008–2026: Dari Rp 3,5 Juta ke Harga Hari Ini

Daftar harga makam San Diego Hills terbaru per tipe dan mansion:

Harga Makam & Pemakaman San Diego Hills 2026 — Update Terbaru

INFORMASI NARASUMBER

Dani — Marketing San Diego Hills Memorial Park

WhatsApp: 0877-7111-2777

Email: sandiegohillsdani@gmail.com

Website: salessandiegohills.com

Instagram: @danii_sandiegohills

Bersedia diwawancara (telepon, WA, atau langsung di lokasi).

CATATAN UNTUK REDAKSI

– Angka harga lama diambil apa adanya dari pemberitaan media yang disebutkan.

– Harga 2026 dari sistem penjualan resmi, dapat berubah sewaktu-waktu.

– Foto kawasan tersedia bila dibutuhkan.

Berita Terkait

Audiensi Memanas! Dugaan Mobil Aset Desa Klari Dijaminkan ke Adira, Warga Desak Kades Buka Suara
Naik Kelas, Produk UMKM Karawang Berhasil Menembus Jaringan Ritel Modern Alfamart
Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator
Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut
Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..
Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta
Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti
Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:31

Audiensi Memanas! Dugaan Mobil Aset Desa Klari Dijaminkan ke Adira, Warga Desak Kades Buka Suara

Kamis, 5 November 2026 - 05:06

Harga Makam Naik 20 Kali Lipat dalam 17 Tahun, Keluarga Mulai Siapkan Lahan Sejak Dini

Kamis, 5 November 2026 - 05:00

Naik Kelas, Produk UMKM Karawang Berhasil Menembus Jaringan Ritel Modern Alfamart

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Minggu, 1 November 2026 - 11:12

Perlunya Melibatkan Pers dalam Tim Pembangunan Daerah, Ini Dasarnya..

Minggu, 1 November 2026 - 08:28

Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Berita Terbaru