Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswa SMP yang diduga bolos sekolah terjaring patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama MP Kecamatan Rengasdengklok saat berada di sebuah warung di kawasan Bojong Tugu, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang Pada,Selasa (13/10/2026).

Sejumlah siswa SMP yang diduga bolos sekolah terjaring patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama MP Kecamatan Rengasdengklok saat berada di sebuah warung di kawasan Bojong Tugu, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang Pada,Selasa (13/10/2026).

KARAWANG | Lintaskarawang.com — Sejumlah siswa SMP yang diduga bolos sekolah terjaring patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama MP Kecamatan Rengasdengklok saat berada di sebuah warung di kawasan Bojong Tugu, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang Pada,Selasa (13/10/2026). Para siswa tersebut kemudian dibawa ke Kantor Kecamatan Rengasdengklok untuk mendapatkan pembinaan.

Patroli tersebut dilakukan untuk memantau aktivitas pelajar pada jam belajar sekaligus menindaklanjuti keberadaan siswa yang berada di luar lingkungan sekolah saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, siswa yang terjaring berasal dari SMPN 1 Pedes dan SMP Negeri 1 Atap Sadari. Saat ditemukan, para siswa mengaku sedang mengerjakan tugas kelompok. Namun, pihak sekolah menyatakan kegiatan tersebut bukan agenda pembelajaran yang telah dijadwalkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang petugas keamanan SMPN 1 Pedes, Suhendra, menyampaikan bahwa alasan mengerjakan tugas kelompok tersebut tidak sesuai dengan kegiatan sekolah yang diketahuinya.

“Tidak ada, Pak. Memang sudah niat, alasannya saja kerja kelompok,” ujar Suhendra saat dimintai keterangan.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah berupaya mengawasi keberangkatan siswa agar mereka benar-benar sampai ke sekolah dan mengikuti pembelajaran sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Atap Cibuaya, Kasdi Dinata, S.Pd., mengapresiasi langkah pihak kecamatan yang telah membantu mengawasi aktivitas pelajar di luar sekolah pada jam belajar.

“Terima kasih kepada pihak Satgas maupun rekan media atas kerja samanya. Sebenarnya pihak sekolah sudah sering mengimbau dan mengarahkan anak-anak. Kalau tidak hadir karena sakit atau keperluan lain, seharusnya memberikan izin. Namun, kali ini tidak ada informasi, sampai akhirnya kami mendapat kabar dari pihak kecamatan,” kata Kasdi.

Baca Juga:  Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap siswa agar lebih disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, baik kepada siswa yang terjaring patroli maupun pelajar lainnya.

“Ini juga menjadi perhatian kami sebagai pendidik untuk bersama-sama membina anak-anak supaya menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Kasdi menambahkan, pihak sekolah perlu memperkuat komunikasi dengan orang tua dan meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas siswa, terutama sejak mereka berangkat dari rumah hingga tiba di sekolah.

Patroli dan pembinaan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi para pelajar agar memanfaatkan waktu sekolah untuk belajar, bukan berada di luar lingkungan sekolah tanpa keterangan yang jelas.

Selain pengawasan dari pihak sekolah, peran orang tua serta koordinasi antara pemerintah kecamatan dan tenaga pendidik dinilai penting untuk mencegah siswa meninggalkan kegiatan belajar tanpa izin.

Melalui langkah pembinaan bersama, para siswa diharapkan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tertib dan memahami pentingnya tanggung jawab terhadap pendidikan mereka.

(Apih Kasur)

Berita Terkait

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta
Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes
Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang
210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan
Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya
DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:37

Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:25

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Berita Terbaru