Karawang | Lintaskarawang.com — Ratusan orang mengantar Bina Sandra saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Cikampek Timur, Rabu (09/09/26).
Mantan Kepala Dusun Sukamaju itu datang membawa dukungan warga sekaligus gagasan perubahan tata kelola pemerintahan desa.
Bina mengatakan pengalaman sebagai kepala dusun menjadi modalnya menghadapi kontestasi. Selama bertugas, ia mengaku banyak berhadapan langsung dengan warga dan persoalan sehari-hari mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, pencalonan ini berangkat dari keinginan melakukan pembaruan di Desa Cikampek Timur.
“Tentu kami punya niat yang baik, semoga dalam pemilihan ini dapat melahirkan pemimpin yang kepemimpinannya dicintai masyarakat,” kata Bina.
Ia menyebut dukungan yang mengantarnya ke tempat pendaftaran berasal dari masyarakat.
“Dorongan ini murni dari dukungan masyarakat,” ujarnya.
Membawa Misi Perubahan, Bina menggunakan jargon “Cikampek Timur Istimewa” dalam pencalonannya, Ia menilai desa tersebut memiliki potensi yang masih dapat dikembangkan, termasuk dalam pelayanan kepada masyarakat dan tata kelola pemerintahan.
Namun Bina tak ingin Pilkades berubah menjadi arena pertentangan antarwarga, Ia mengajak para pendukung dan seluruh masyarakat tetap menjaga kerukunan selama tahapan pemilihan berlangsung.
Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan bagian dari demokrasi dan persatuan warga tetap harus ditempatkan di atas kepentingan politik masing-masing calon.
“Yang utama tetap persatuan dan kerukunan warga,” ungkapnya.
Dari Kepala Dusun hingga Sopir Ambulans Bina bukan orang baru bagi warga Cikampek Timur, selain pernah menjadi Kepala Dusun Sukamaju, ia juga kerap menjalankan tugas sebagai sopir ambulans.
Pekerjaan itu membuatnya sering berinteraksi dengan warga dalam berbagai situasi, termasuk ketika mereka membutuhkan bantuan. Ia juga aktif dalam sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan.
Kini pengalaman tersebut ia bawa ke arena Pilkades Cikampek Timur. Bina menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan pemilihan dengan menawarkan gagasan perubahan melalui jargon “Cikampek Timur Istimewa.”
Penulis: Aan Ade Warino
Editor: Dadang A.H













Tinggalkan Balasan