Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com — Penanganan kasus dugaan korupsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) fiktif yang melibatkan pengembang PT Bumi Arta Sedayu (BAS) terus menjadi perhatian publik. Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang dalam mengungkap kasus dengan nilai kerugian negara mencapai Rp237 miliar mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang.

Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Nyi Sekar Arum, S.H., menyampaikan apresiasi atas langkah Kejari Karawang yang dinilai cepat dan berani membongkar praktik korupsi tersebut hingga menetapkan para pelaku sebagai tersangka.

Menurutnya, penetapan empat petinggi pengembang perumahan Kartika Residence dan Citra Swarna Grande sebagai tersangka merupakan langkah penting dalam upaya menyelamatkan keuangan negara sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kejari Karawang yang bergerak cepat dan berani mengusut kasus korupsi besar ini sampai tuntas,” ujar Nyi Sekar Arum, Sabtu (05/09/2026).

Meski memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang berjalan, Nyi Sekar Arum menegaskan pengungkapan kasus ini tidak boleh berhenti pada pihak pengembang semata. Ia meminta penyidik terus menelusuri aliran dana dan mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk oknum di Bank BTN sebagai bank penyalur KPR.

Baca Juga:  DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Refleksi Politik di Penutupan Haul Bung Karno

Ia menilai, dugaan korupsi dalam jumlah besar tersebut sulit terjadi tanpa adanya peran atau bantuan dari pihak internal yang memiliki kewenangan dalam proses verifikasi dan pencairan kredit.

“Harapan kami, Kejari Karawang jangan berhenti di sini. Usut terus aliran dananya sampai tuntas, dan seret siapa saja oknum pejabat atau pegawai Bank BTN yang ikut menikmati atau memuluskan korupsi ini. Masyarakat Karawang menunggu ketegasan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dalam perkara ini, Kejari Karawang telah menahan empat tersangka berinisial VY, HJ, OH, dan HH yang diduga memiliki peran dalam praktik KPR fiktif tersebut.

Selain penahanan para tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti bernilai besar, di antaranya uang tunai lebih dari Rp42,5 miliar, sebuah ruko yang diduga digunakan untuk memanipulasi data pengajuan KPR, serta 115 sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang tersebar di berbagai daerah.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh Kejari Karawang untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam dugaan korupsi KPR fiktif tersebut.(Lk)

Berita Terkait

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama
Ratiban Rutin di Kediaman Marjono, Ratusan Warga Sumber urip Padati Doa Bersama Setiap Selasa Malam
Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM
Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan
Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling
Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila
Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS
Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:50

Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:30

Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:01

Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total

Senin, 8 Juni 2026 - 09:24

Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:34

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:52

Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:38

Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:12

Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras

Berita Terbaru