Sukabumi | Lintaskarawang.com — Komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi sosial di wilayah Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, turun langsung meninjau lokasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Selasa (05/05/26).
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari implementasi kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan, sekaligus bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan itu, Kusnali didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, bersama sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan, di antaranya Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, pejabat struktural, hingga staf Lapas Warungkiara.
Kehadiran para pimpinan pemasyarakatan tersebut menjadi simbol kuat sinergitas antar-UPT dalam menjalankan program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Di lokasi, Kusnali bersama rombongan meninjau secara detail kondisi rumah warga yang akan mendapatkan bantuan bedah rumah, tak hanya melihat kondisi bangunan, rombongan juga menyempatkan berdialog langsung dengan keluarga penerima manfaat guna mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, Kusnali, menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat, kami berharap bedah rumah ini mampu membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sekaligus mempererat hubungan antara pemasyarakatan dengan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kalapas Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, kehadiran pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban, ditutup dengan dialog hangat bersama keluarga penerima manfaat sebagai wujud pendekatan humanis yang terus dibangun jajaran pemasyarakatan.
Penulis: Fitri
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan