Sudah Jalan Seminggu, Proyek Irigasi di Pedes Tiba-Tiba Terhambat, Ada Apa?

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 10:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Pekerjaan normalisasi saluran irigasi di Kecamatan Pedes Karawang

Poto: Pekerjaan normalisasi saluran irigasi di Kecamatan Pedes Karawang

Karawang | Lintaskarawang.com – Pekerjaan normalisasi saluran irigasi yang telah berjalan selama satu minggu di wilayah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, mulai menunjukkan progres.

Kegiatan ini merupakan usulan langsung dari pihak Kecamatan Pedes kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum sebagai upaya mengatasi pendangkalan yang selama ini dikeluhkan para petani.

Normalisasi tersebut difokuskan pada wilayah hilir yang meliputi Desa Kendal Jaya, Desa Dongkal, dan Desa Sungai Buntu. Diharapkan, dengan dilaksanakannya pengerukan ini, aliran air menuju area persawahan dapat kembali lancar dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi dari para pekerja di lapangan, titik awal pengerjaan dimulai dari Bes 5 di wilayah Desa Karang Jaya yang selanjutnya, pekerjaan akan berlanjut menuju Desa Payungsari dan ditargetkan berakhir di Bes 7 wilayah Desa Kendal Jaya.

Baca Juga:  Proyek Pembangunan Jalan Lingkungan di Desa Payungsari Menuai Kekecewaan Warga dan Pertanyaan Besar

Meski demikian, dalam pelaksanaannya, para pekerja mengaku menghadapi sejumlah kendala teknis, salah satunya adalah keberadaan kabel jaringan WiFi yang melintang di atas jalur pengerukan, sehingga menghambat pergerakan alat berat.

“Ada hambatan dari kabel-kabel WiFi, sehingga excavator harus menurunkan ketinggian lengan pengeruknya,” ujar salah satu pekerja di lokasi, Rabu (22/04/26).

Selain kendala tersebut, para pekerja juga menyampaikan harapan agar pihak pemerintah setempat, khususnya Camat Pedes, dapat meninjau langsung ke lokasi pekerjaan guna melihat kondisi di lapangan sekaligus memberikan dukungan terhadap kelancaran proyek tersebut.

Dengan adanya normalisasi ini, masyarakat, khususnya para petani, berharap distribusi air irigasi dapat kembali optimal sehingga mampu menunjang aktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Reporter: Nay

Penyunting: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Incumbent Juhendi Sinyalkan Maju Lagi di Pilkades Karanghaur
Dikepung Massa GMPI! DPRD Karawang Didesak Buka-bukaan Soal Parkir dan Pokir
Sosialisasi Biosaka Berlanjut di Hari Kedua, Pemanfaatan Diperluas di Tiga Wilayah Karawang
PAUD Nurul Hidayah Raih Juara 1 Tingkat Jabar, Kades Karang Sambung: Kebanggaan Menuju Nasional
FAOIKB Apresiasi PHRI, Dorong Penertiban THM Tak Berizin di Karawang
JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga
‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik
Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:40

Sudah Jalan Seminggu, Proyek Irigasi di Pedes Tiba-Tiba Terhambat, Ada Apa?

Rabu, 22 April 2026 - 04:50

Dikepung Massa GMPI! DPRD Karawang Didesak Buka-bukaan Soal Parkir dan Pokir

Selasa, 21 April 2026 - 14:18

Sosialisasi Biosaka Berlanjut di Hari Kedua, Pemanfaatan Diperluas di Tiga Wilayah Karawang

Selasa, 21 April 2026 - 07:55

PAUD Nurul Hidayah Raih Juara 1 Tingkat Jabar, Kades Karang Sambung: Kebanggaan Menuju Nasional

Senin, 20 April 2026 - 15:14

FAOIKB Apresiasi PHRI, Dorong Penertiban THM Tak Berizin di Karawang

Sabtu, 18 April 2026 - 11:23

JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga

Jumat, 17 April 2026 - 10:29

‎WFH Bukan Libur, Pemkab Karawang Wajibkan Pegawai Tetap “On Call” dan Larang Mudik

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru