Karawang | Lintaskarawang.com – Sosialisasi Biosaka Level N1 Aktivasi 6 memasuki hari kedua, dalam kegiatan ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya di Desa Tirtamulya, dengan fokus memperluas pemanfaatan Biosaka di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang, pada Selasa, (21/04/26).
Pada titik kedua, kegiatan digelar di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, dan dihadiri Kepala Desa Kalijati Deny Supriyatna, penemu Biosaka M. Anshar, Tim Relawan Biosaka Karawang yang terdiri dari Yayan Sofyan, Restu Kurnia P., Thony Syaepuloh, Eko Murbiyanto, dan H. Tata, serta Kelompok Tani setempat.
Selanjutnya, sosialisasi berlanjut ke titik ketiga di Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru. Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, peternak sapi dan bebek, serta pelaku usaha lokal seperti pabrik tahu. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan tingginya minat lintas sektor terhadap penerapan Biosaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada titik keempat, tim melakukan kunjungan dan dialog bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, pertemuan ini dihadiri Asisten Daerah I/Kepala Bappeda Karawang M. Ridwan Salam, Sekretaris Dinas Pertanian Angga, M. Anshar, serta Tim Relawan Biosaka Karawang.
Dalam keterangannya, M. Anshar menyampaikan bahwa respons masyarakat terhadap konsep Biosaka sangat positif.
“Hari ini kami mengunjungi tiga desa dan disambut dengan antusias yang luar biasa dari masyarakat, hal ini karena konsep yang kami tawarkan berbeda, yakni lebih instan, efektif, efisien, serta jauh lebih murah dibandingkan metode budidaya pertanian pada umumnya,” ujarnya.
Selain sosialisasi, tim juga menggelar diskusi bersama pemerintah daerah, termasuk kolaborasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah dengan pembahasan difokuskan pada konsep Biosaka serta implementasinya di lapangan sebagai solusi pengembangan sektor pertanian.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah upaya menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian melalui pendekatan yang lebih modern dan efisien.
Hasil diskusi tersebut rencananya akan ditindaklanjuti melalui penerapan skala demplot agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
M. Anshar juga menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang baik dari masyarakat serta berharap program ini dapat menjadi perhatian bersama bagi para petani dan relawan di Karawang maupun Jawa Barat secara umum,” tambahnya.
Melalui program ini, diharapkan akan lahir petani-petani muda dengan pola kerja yang lebih cerdas, biaya produksi rendah, namun tetap mampu menghasilkan produk berkualitas.
Selain itu, Biosaka juga dinilai mampu mendorong pemanfaatan sumber daya lingkungan untuk menciptakan pertanian yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami juga telah menjalin komunikasi dengan para kepala desa di wilayah Kabupaten Karawang, dan alhamdulillah mendapat respons yang sangat antusias,” pungkasnya.
Penulis: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan