Karawang|Lintaskarawang.com – Kondisi memprihatinkan menimpa keluarga Irwansyah dan Siti Noer Awaliah, warga Dusun Krajan Utara RT 006/003, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Pasalnya, rumah yang mereka tempati saat ini dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera.
Peristiwa ini mencuat setelah kondisi rumah tersebut viral di media sosial, dalam poto yang beredar, tampak bangunan rapuh dengan kondisi jauh dari standar kelayakan tempat tinggal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Karyasari bergerak cepat dengan mendatangi lokasi, hasil peninjauan di lapangan membenarkan bahwa rumah milik warga tersebut memang dalam kondisi tidak layak huni.
Sekretaris Desa Karyasari, Maman, mengungkapkan bahwa persoalan status lahan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan.
“Saurna kepemilikan tanahna eta perhutani kang, tadi kroscek tuk meyakinkan, teu araya nu gaduh bumina,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/04/26).
Di sisi lain, perhatian juga datang dari aktivis Karawang, Nurdin Syam alias Mr. Kim, Ia menegaskan bahwa persoalan kemanusiaan tidak seharusnya terhambat oleh aspek administratif semata.
“Kalau benar rumah tidak layak huni itu berada di lahan yang bukan atas nama penghuni, tetap patut dibantu agar layak huni, di situlah peran legislator, harusnya ada solusi agar prosedur dan realitas sosial tidak bertabrakan,” tegasnya.
Ia juga menyayangkan masih banyaknya kasus serupa yang terjadi tanpa penanganan maksimal. Menurutnya, peran anggota legislatif tidak hanya terbatas pada pembentukan peraturan daerah (Perda) dan penyusunan APBD, tetapi juga menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Ayolah jangan tutup mata, saatnya para anggota dewan bekerja untuk rakyat, kerja pakai nurani, jangan sampai masyarakat dibingungkan,” tambahnya.
Warga sekitar berharap adanya perhatian serius serta tindak lanjut dari pihak terkait agar keluarga tersebut segera mendapatkan bantuan, baik melalui program pemerintah maupun bantuan sosial lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah pembangunan yang terus berjalan, masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian bersama demi terciptanya kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.
Penulis: Wahid
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan