Pipik Taufik Ismail Tinjau Wilayah Banjir Karangligar, Dorong Percepatan Bendungan Cibeet dan Cijuray

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, | Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., meninjau langsung wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, yang kembali terdampak banjir tahunan Pada hari Sabtu (24/01/2026) siang.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen wakil rakyat dalam mendorong solusi permanen penanggulangan banjir yang telah berlangsung puluhan tahun.

Dalam kunjungan itu, Pipik Taufik Ismail hadir bersama anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi PDI Perjuangan serta Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang, Dede Anwar Hidayat SH.,MH. Mereka menyusuri pemukiman warga yang tergenang, berdialog langsung dengan masyarakat, serta menyerap aspirasi terkait dampak banjir yang terus berulang setiap musim hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pipik menegaskan bahwa banjir di Karangligar bukan persoalan baru. Selama kurang lebih 25 tahun, warga setempat hidup berdampingan dengan ancaman banjir akibat luapan Sungai Cibeet dan Cijuray. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Ini bukan sekadar bencana musiman, tetapi masalah struktural yang harus diselesaikan secara permanen. Salah satu kunci utamanya adalah percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijuray,” ujar Pipik di sela-sela kunjungan.

Baca Juga:  Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Ia juga menyampaikan bahwa sebagai legislator provinsi, pihaknya terus mendorong agar pemerintah pusat tidak melakukan realokasi anggaran yang dapat menghambat pembangunan bendungan tersebut. Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan program strategis yang menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami meminta agar pembangunan bendungan menjadi prioritas nasional dalam penanggulangan bencana. Anggaran untuk bendungan jangan sampai ditahan atau dialihkan, karena dampaknya langsung dirasakan oleh rakyat,” tegasnya.

Selain pembangunan bendungan, Pipik juga menyoroti rencana relokasi warga di wilayah langganan banjir. Ia menekankan bahwa relokasi harus dilakukan secara matang, humanis, dan berpihak kepada masyarakat, dengan menjamin kehidupan yang lebih layak bagi warga terdampak.

Kunjungan tersebut disambut positif oleh masyarakat Karangligar. Warga berharap kehadiran para wakil rakyat dapat membawa perubahan nyata dan menjadi jembatan aspirasi agar persoalan banjir yang telah berlangsung puluhan tahun segera mendapatkan solusi tuntas.

(Wahid)

Berita Terkait

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani
Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari
Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga
Bangun Ekosistem Kolaborasi Pemuda, LKN Buka Ruang Sinergi dengan Pemerintah, DPRD, Sekolah, Kampus, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media
BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat
Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025
Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan
Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:40

Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Pertanyakan Dugaan Pengelolaan Dana Desa Kendaljaya Tahun Anggaran 2024–2025

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Berita Terbaru