LBH Bumi Proklamasi Akan Laporkan Kadinkes Karawang ke KKI dan MDP: “Ada Indikasi Penyimpangan Penegakan Disiplin Profesi!”

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto screenshot video saat Kadinkes Karawang meninggalkan tempat duduknya

Poto screenshot video saat Kadinkes Karawang meninggalkan tempat duduknya

Karawang, Lintaskarawang.com – Kasus dugaan malpraktik di Rumah Sakit Hastien, Rengasdengklok, terus berbuntut panjang. Setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Karawang pada Senin (20/10/2025) berakhir ricuh, kini Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bumi Proklamasi resmi menyatakan akan melaporkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karawang, dr. Endang Suryadi, ke Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) dan Majelis Disiplin Profesi (MDP).

Langkah tersebut diambil lantaran LBH menilai pernyataan Kadinkes yang menyebut “tidak ada unsur malpraktik” tanpa menunjukkan dokumen audit tertulis, justru mencederai asas transparansi dan akuntabilitas publik.

“Bila ada dugaan malpraktik yang melibatkan tenaga medis atau tenaga kesehatan, maka mekanisme yang sah adalah pelaporan ke MDP dan KKI, bukan sekadar pernyataan sepihak pejabat,” tegas Dede Jalaludin, S.H. (Bang DJ), perwakilan LBH Bumi Proklamasi, Senin (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bang DJ menjelaskan, sesuai regulasi, KKI bertugas menerima laporan dugaan pelanggaran disiplin tenaga kesehatan, kemudian meneruskannya ke MDP untuk dilakukan pemeriksaan dan rekomendasi apakah layak masuk tahap penyidikan atau tidak.

“Ini bukan urusan opini. Ini soal disiplin profesi dan keselamatan nyawa manusia,” ujarnya.

LBH Bumi Proklamasi juga menyoroti dugaan bahwa Kadinkes bersikap arogan dan menutup-nutupi hasil audit internal Dinas Kesehatan. “Kalau memang hasil auditnya sah dan transparan, kenapa tidak dibuka di forum DPRD? Pejabat publik harusnya siap dikritik, bukan marah,” tambahnya.

Baca Juga:  Pekerjaan TPT Jembatan Dusun Cibuaya Diduga Asal Jadi, Warga dan Petani Kecewa

Sebelumnya, Kadinkes Karawang dalam keterangannya kepada media (17/10/2025) menyatakan bahwa Komite Medik Kabupaten Karawang tidak menemukan unsur malpraktik, bahkan menyebut adanya kain kasa di tubuh pasien merupakan bagian dari prosedur medis (tamponade). Namun, pernyataan ini justru menuai reaksi keras dari pihak keluarga korban dan lembaga hukum pendamping.

LBH Bumi Proklamasi menilai pernyataan Kadinkes terlalu dini dan tidak berdasar hukum etik kedokteran. “Audit medis internal bukan vonis akhir. Hanya MDP yang berwenang menyatakan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin profesi,” tegas Bang DJ.

Pihaknya memastikan laporan resmi ke KKI dan MDP akan dikirim dalam pekan ini, disertai dokumen pendukung, kronologi, dan bukti awal dugaan kelalaian medis terhadap pasien Mursiti (62), warga Bekasi, yang meninggal usai operasi di RS Hastien.

“Ini bukan soal mencari sensasi, tapi mencari keadilan. Nyawa manusia tidak bisa ditukar dengan alasan ‘miskomunikasi’,” pungkasnya. (LK)

 

 

Berita Terkait

Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Komisi I DPRD Karawang Perkuat Sinergi Penegakan Perda Bersama Satpol PP
Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Berita ini 53 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Jumat, 24 April 2026 - 08:36

Bupati Karawang Lepas 443 Jemaah Haji Kloter JKS 04, Pastikan Sehat dan Siap Berangkat

Kamis, 23 April 2026 - 11:39

Mobil Dinas Desa Rangdumulya Mangkrak, Seperti Hidup Segan Mati Tak Mau

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 15:31

Resmi Dibuka! Program HAKI Gratis untuk UMKM Karawang, Ini Cara Daftarnya

Selasa, 21 April 2026 - 13:32

Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan

Selasa, 21 April 2026 - 09:53

Akhirnya Terwujud! Gapura Impian Warga Rangdumulya Resmi Dibangun

Berita Terbaru