Tragedi di Lemahmulya Indah Suami Habisi Istri Anak 5 Tahun Jadi Saksi

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Warga Perumahan Lemah Mulya Indah, Desa Lemah Mulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, dikejutkan dengan penemuan sepasang suami istri yang bersimbah darah di dalam kamar rumah mereka, pada Kamis dini hari (12/6/2025) sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban perempuan bernama Lusi (25) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sementara suaminya, Bagus (26), ditemukan dalam keadaan kritis dengan luka di tangan dan leher. Bagus segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Petugas Inafis dari Polres Karawang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sprai yang masih berlumuran darah. TKP langsung dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan salah satu tetangga korban, Dita (33), sebelum kejadian dirinya sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban. Ia kemudian menghubungi ketua RT karena masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

“Awalnya saya dengar Lusi teriak-teriak minta tolong sambil nangis. Saya pikir awalnya ribut biasa, karena mereka memang sering bertengkar. Tapi suaranya panik sekali, anak bayinya juga nangis terus. Makanya saya langsung telepon ibu RT,” ujar Dita.

Baca Juga:  Delapan Tersangka Diamankan Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang

Tak lama setelah itu, ketua RT dan petugas keamanan perumahan datang dan masuk ke rumah. Mereka disambut tangisan anak korban yang masih berusia lima tahun, sambil berkata bahwa ibunya sudah meninggal.

“Begitu masuk kamar, Lusi sudah tergeletak di atas kasur bersimbah darah. Sementara Bagus juga berlumuran darah, terutama di bagian tangan dan leher. Mereka berdua posisinya berdampingan,” jelas Dita.

Dita menambahkan, dalam dua hingga tiga bulan terakhir, pasangan tersebut kerap terlibat pertengkaran meski tidak sampai terjadi kekerasan fisik yang terlihat. Bagus diketahui membuka usaha toko aksesoris ponsel di daerah Gorowong, sedangkan Lusi sebelumnya berjualan seblak.

Malam sebelum kejadian, sekitar jam setengah sembilan malam, saya sempat lihat Lusi mengantarkan makanan. Wajahnya terlihat seperti habis menangis,” tambahnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap motif pasti dari kejadian tragis ini. Dugaan sementara mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung tragis.

(Ripai)

Berita Terkait

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Kisah Pilu Pedagang Cimim di Karawang, Harapan Dagangan Diborong Berujung Ditipu
Dari Pelanggaran Lalu Lintas ke Kasus Narkoba, Polisi Bekuk Pengedar di Bundaran Ciplaz
Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda
Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin
Berita ini 79 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:20

Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pendidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:58

Dewan Tani H. Karsim Perintahkan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Jalur Pertamina di Rawamerta

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:52

Musyawarah Penetapan Calon BPD Desa Kutanegara Sukses Di Laksanakan,warga di Imbau Jaga Kondusivitas

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:27

Panitia Tetapkan Nomor Urut 7 Calon Anggota BPD Gebangjaya Periode 2026-2034, Tahapan Pemilihan Dimulai Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:44

Leni Marlina Nomor Urut 3, Calon BPD Perempuan Siap Bawa Semangat Perubahan untuk Desa Gombongsari

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:07

Disdikbud dan Bupati Sudah Melarang, Orang Tua Keluhkan Pengarahan Pembelian LKS di SMPN 5 Karawang Barat hingga Rp330 Ribu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:05

Desa Rengasdengklok Selatan Bersama Mahasiswa UBP Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah, Dorong Budaya Hidup Bersih dan Ramah Lingkungan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:20

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Nagasari, Tegaskan Fungsi Pengawasan Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

Berita Terbaru