Setannya Cuan Surat Cinta Horor Komedi Indonesia Siap Tayang 5 Maret 2026

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Karawang , Lintaskarawang.com – Film horor-komedi terbaru berjudul “Setannya Cuan” akan menggelar tayang Liris di CGV Cinemas – Festive Walk Mall pada Kamis, 5 Maret 2026. Pemutaran perdana ini menjadi penanda resmi hadirnya film yang disebut sebagai “surat cinta” bagi pecinta horor-komedi Indonesia.

‎‎Di tengah dominasi film horor serius yang mencekam, “Setannya Cuan” hadir menawarkan warna berbeda: perpaduan rasa takut dan tawa dalam balutan cerita yang dekat dengan realitas sosial masyarakat.

‎‎Film ini merupakan produksi Radepa Black dan Atlas Pixel. Judulnya merupakan transformasi dari nama sebelumnya, “Djoerig Salawe”. Perubahan tersebut bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan simbol relevansi zaman dari mitos angka keberuntungan “salawe” (dua puluh lima), kini bergeser menjadi fenomena modern cuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Horor, Cuan, dan Realita Sosial

‎‎Produser Eksekutif sekaligus penggagas cerita, dr. Robby Hilman Maulana, menjelaskan bahwa ide film ini lahir dari fenomena nyata di masyarakat, ketika tekanan ekonomi mendorong sebagian orang mencari jalan pintas melalui praktik klenik.

‎‎“Kami ingin memotret bahwa di balik keriuhan komedinya, ada potret jujur mengenai bagaimana ‘cuan’ bisa mengubah perilaku manusia hingga berurusan dengan dunia gaib,” ujarnya.

‎Film ini menyuguhkan sindiran sosial dengan pendekatan jenaka. Sosok setan dihadirkan bukan hanya sebagai makhluk menyeramkan, tetapi sebagai metafora ambisi manusia yang ingin cepat kaya. Sebuah pesan ringan namun menggelitik: terkadang, yang lebih menakutkan dari setan adalah isi dompet yang kosong.

‎‎Produser Aris Muda dan Avesina Soebli menambahkan, film ini ingin menghidupkan kembali tradisi menonton horor secara “guyub”—berteriak kaget bersama, lalu tertawa berjamaah di dalam bioskop.

‎‎Sinopsis: Dari Pilkades ke Pesugihan

‎“Setannya Cuan” berkisah tentang dua jawara kampung, Adang (Joe P Project) dan Asep (Anyun Cadel), yang bersaing memperebutkan kursi lurah sekaligus hati janda muda Mince (Nadine Alexandra).

Baca Juga:  "Pelangi di Tengah Hujan": Film Layar Lebar Libatkan 80% Talenta Karawang, Casting Call Resmi Dibuka!

‎‎Kemenangan Adang justru berujung nestapa. Ia bangkrut dan ditinggal istri. Sebaliknya, Asep mendadak kaya raya dan bahkan mampu melunasi utang-utang Adang. Rahasia kekayaan Asep akhirnya terungkap: ia dibantu dukun Rojan (Candil) yang membuatnya selalu menang togel.

‎Namun bantuan tersebut datang dengan syarat mengerikan—Adang harus membunuh Asep dan mencuri batu nisannya. Sejak saat itu, kekacauan melanda desa. Warga ikut-ikutan berburu pesugihan, mulai dari pocong, tuyul, hingga babi ngepet. Mental warga rusak, dan praktik sesat itu harus segera dihentikan.

‎‎Deretan Pemain dan In Memoriam Babe Cabita

‎‎Film bergenre komedi horor ini dibintangi sejumlah nama populer, di antaranya:

‎‎Fico Fachriza

‎Dimas Andrean

‎Ben Kasyafani

‎Aming

‎Budi Dalton

‎Babe Cabita

‎‎Kehadiran Babe Cabita menjadi momen spesial sekaligus penuh haru, karena film ini juga didedikasikan sebagai bentuk kenangan mendalam (in memoriam) bagi almarhum komika tersebut.

‎Program Undian Umroh Menjelang perilisan, film ini telah menggelar nonton bareng di Karawang, Cikampek, dan Sadang yang disambut antusias penonton. Sebagai bentuk apresiasi, pihak produksi menghadirkan program undian paket umroh untuk satu pemenang.

‎‎Program ini berlaku bagi penonton di Karawang, Sadang, Cikampek, Cikarang, dan Purwakarta yang menyaksikan film pada 5–8 Maret 2026. Pengundian akan dilaksanakan pada 12 Maret 2026 di Aula Masjid Al-Ghamar, Karawang Barat.

‎‎Tayang Serentak 5 Maret 2026‎Setelah premiere di Karawang, “Setannya Cuan” dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 5 Maret 2026.

‎‎Perilisannya yang bertepatan dengan bulan Ramadan diharapkan menjadi alternatif hiburan segar—menghadirkan tawa, refleksi sosial, dan kebersamaan di tengah suasana penuh kehangatan.

‎Dengan semangat horor-komedi khas Nusantara, film ini mengingatkan bahwa terkadang yang paling menyeramkan bukanlah penampakan di rumah angker, melainkan ambisi manusia yang tak pernah merasa cukup.

‎(Ripai)

Berita Terkait

Suara yang Lahir dari Kesederhanaan, Perempuan Asal Karawang Berjuang Menembus Mimpi yang Tak Pernah Padam
22 Finalis Bertalenta Tampil di Grand Final Miss Muslimah Karawang 2025
“Pelangi di Tengah Hujan”: Film Layar Lebar Libatkan 80% Talenta Karawang, Casting Call Resmi Dibuka!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 01:02

Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat

Senin, 4 Mei 2026 - 05:18

Wamensos Lepas Kontingen Garuda Baru, Indonesia Siap Berlaga di Street Child World Cup Meksiko

Kamis, 30 April 2026 - 11:15

Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 13:32

Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan

Senin, 20 April 2026 - 14:14

Kemensos dan UIN Datokarama Palu Teken MoU Penguatan Penanganan Kelompok Rentan

Selasa, 14 April 2026 - 05:38

Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

Kamis, 9 April 2026 - 18:55

LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Berita Terbaru