Gerbang Universitas Singaperbangsa Karawang Bergejolak: IWOI Karawang Tuntut Klarifikasi dan Etika Akademik

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 11:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com — Halaman Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) memanas, Senin sore (23/2/2026). Gelombang protes dari insan pers menggema di depan gerbang kampus negeri kebanggaan masyarakat Karawang itu. Mereka datang bukan membawa spanduk kebencian, melainkan tuntutan klarifikasi dan penghormatan terhadap profesi jurnalis.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, berdiri di barisan terdepan. Dengan suara lantang, ia mengecam dugaan perlakuan tidak etis yang dialami sejumlah jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

“Kami datang baik-baik. Kami mencari berita dengan prosedur yang benar, melakukan klarifikasi dengan santun. Tapi yang kami terima justru pengusiran dan kata-kata yang merendahkan,” tegas Syuhada di hadapan aparat keamanan dan perwakilan kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, seorang staf kampus diduga melontarkan kata-kata kasar, termasuk menyebut “goblok” kepada jurnalis yang tengah menjalankan tugas. Bagi IWOI, persoalan ini bukan sekedar emosi sesaat atau konflik personal, melainkan dugaan pelecehan terhadap profesi yang dilindungi undang-undang.

“Apakah itu mencerminkan orang berpendidikan? Apakah itu etika akademik? Kampus adalah rumah ilmu, bukan tempat arogansi!” serunya, disambut sorakan dukungan para jurnalis yang hadir.

Syuhada juga menyinggung sikap pimpinan kampus. Ia mengakui Rektor telah menyampaikan permintaan maaf, namun pernyataan lanjutan yang muncul dinilai tidak tegas dan justru menimbulkan tafsir berbeda di ruang publik.

Baca Juga:  Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi Kunjungi SMAN 4 Karawang, Beri Bantuan untuk Petugas Penginput Data SNBP

“Kalau Rektor tidak bisa mengoreksi stafnya, lebih baik mundur. Ini soal wibawa institusi dan penghormatan terhadap profesi,” ujarnya, memberi ultimatum terbuka.

IWOI Karawang menyampaikan tiga tuntutan utama:

• Klarifikasi terbuka dan transparan dari pihak kampus.

• Evaluasi serta pembinaan terhadap staf yang diduga melakukan tindakan tidak etis.

• Komitmen Unsika untuk menghormati dan melindungi kerja jurnalistik sesuai Undang-Undang Pers.

Bagi para jurnalis, insiden ini menyentuh persoalan yang lebih besar: marwah profesi dan kebebasan pers di daerah. Kampus, yang seharusnya menjadi ruang dialog dan literasi publik, dinilai tidak boleh bersikap defensif apalagi represif terhadap media.

“Kami ini manusia. Kami juga berpendidikan. Kami datang untuk klarifikasi, bukan untuk diusir. Jangan sampai kampus di tanah Karawang justru anti terhadap pers Karawang,” tambah Syuhada.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Unsika belum memberikan pernyataan resmi lanjutan atas tuntutan tersebut. Publik kini menanti langkah konkret: apakah Unsika akan berdiri di sisi transparansi dan etika akademik, atau membiarkan polemik ini menjadi preseden buruk hubungan kampus dan pers?

Satu hal yang pasti, suara jurnalis Karawang sore itu bukan sekedar protes. Ia adalah peringatan keras bahwa martabat profesi tidak bisa diperlakukan semena-mena, bahkan oleh institusi pendidikan sekalipun.

(Wahid/Rifai)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Berita Terbaru

Berita

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Senin, 12 Okt 2026 - 03:15