Baguna PDI Perjuangan Perluas Layanan Pengobatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir Karawang

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan bersama Baguna DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir di Dusun Sumedangan, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (03/02/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap kondisi kesehatan warga pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang. Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan oleh tim medis Baguna.

Pada setiap titik pelaksanaan, jumlah warga yang mendapatkan layanan pengobatan gratis mencapai 150 hingga 200 orang. Tingginya angka tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai pelaksanaan di Desa Purwadana, Baguna DPP dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang dijadwalkan melanjutkan kegiatan serupa di Dusun Borontok, Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, guna menjangkau lebih banyak masyarakat yang terdampak banjir.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Hj. Erni Kusmiati, berharap kegiatan pengobatan gratis ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan kesehatan warga pascabanjir.

“Kami berharap banjir di Karawang segera teratasi dan masyarakat yang terdampak, khususnya yang mengalami gangguan kesehatan, dapat kembali sehat. Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat dan mendapat antusiasme tinggi dari warga,” ujarnya.

Baca Juga:  DR. Anwar Hidayat Resmi Pimpin DPC PDI Perjuangan Karawang 2026–2031, Mr. KiM Siap Bergotong Royong ke Akar Rumput

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Telukjambe Timur, Winjana, menekankan pentingnya penanganan banjir secara berkelanjutan, terutama di wilayah Desa Purwadana yang kerap terdampak luapan sungai.

Menurutnya, banjir disebabkan oleh luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, sehingga diperlukan kerja sama serta penanganan terpadu antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar persoalan banjir tidak terus berulang.

“Jangan sampai kejadian ini terus berulang. Harus ada kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar persoalan banjir dapat ditangani secara menyeluruh,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan perwakilan masyarakat, Ketua RT 02 Desa Purwadana, Nurhidayat. Ia menilai kegiatan pengobatan gratis tersebut sangat membantu warga yang terdampak banjir dan membutuhkan layanan kesehatan.

“Pengobatan gratis ini sangat membantu, mengingat banyak warga terdampak banjir yang membutuhkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Baguna PDI Perjuangan berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat bencana, sekaligus mendorong perhatian serius terhadap penanganan banjir secara berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

(Wahid)

Berita Terkait

RSUD Jatisari Luncurkan UPD dan Layanan Homecare MESRA, Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien
RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang
Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap
Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar
ANCAMAN NYATA PENYALAHGUNAAN TRAMADOL, GENERASI MUDA TERANCAM GANGGUAN MENTAL
Wabup Karawang Maslani Sidak RSUD Jatisari Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru