Pemkab Karawang Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya atas Komitmen Pelayanan Kesehatan

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. Istimewa Pemda kabupaten Karawang

Doc. Istimewa Pemda kabupaten Karawang

Karawang | Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan. Kabupaten Karawang resmi menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards atas komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., yang mewakili Pemkab Karawang, bertempat di Ballroom JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Dalam ajang nasional tersebut, Kabupaten Karawang berhasil meraih UHC Awards kategori Madya. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa jangkauan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Karawang terus mengalami peningkatan dan semakin inklusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

UHC Awards kategori Madya diberikan kepada pemerintah daerah yang memenuhi sejumlah indikator ketat. Di antaranya adalah cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 98 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta minimal 85 persen serta porsi Penerima Bantuan Iuran (PBI)/PBPU Pemda minimal 10 persen.

Alternatif kriteria lainnya yakni tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen dengan porsi PBPU Pemda minimal 25 persen, berstatus UHC Prioritas Kabupaten/Kota, serta pembayaran iuran PBPU Pemda yang lunas hingga September 2025.

Baca Juga:  MENJAGA OWA JAWA AOP DAN SCF BANGUN JALAN TOL PRIMATA DI SANGGABUANA

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan dan kurang mampu.

“Pada tahun 2025, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran sebesar Rp286 miliar untuk membayar iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar tidak ada warga Karawang yang terkendala mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Bupati Aep.

Ia menegaskan, Pemkab Karawang tidak hanya fokus pada perluasan kepesertaan JKN, tetapi juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas, agar pelayanan yang diterima masyarakat semakin optimal.

Dengan diraihnya penghargaan UHC Awards kategori Madya ini, Pemkab Karawang berharap dapat menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan capaian Universal Health Coverage, sekaligus mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Karawang. (Rls)

Berita Terkait

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru