Warga Parungmulya Lawan Negara di Pengadilan Sengketa Lahan Mako Brimob Memanas

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 08:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ratusan warga Dusun Cijengkol Desa Parungmulya Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang menggelar aksi damai di depan kantor Pengadilan Negeri Karawang untuk mengawal jalannya sidang gugatan sengketa tanah yang akan dijadikan Markas Komando (Mako) Brimob.

Menggunakan mobil komando, warga Desa Parungmulya di dukung karang taruna desa Parungmulya, berorasi menuntut keadilan atas kepemilikan lahannya yang akan dijadikan Mako Brimob.

Kuasa hukum warga Parungmulya, Eigen Justisi menyampaikan rasa kekecewaannya atas ketidakhadiran para tergugat di sidang perdana gugatan warga desa Parungmulya, pihak tergugat hanya diwakili dari Kemendagri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pihak pihak yang kami gugat yaitu Presiden Prabowo, Brimob dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait polemik kepemilikan lahan warga Parungmulya yang akan di jadikan Mako Brimob, yang dimana warga menuntut kompensasi terhadap lahan yang sudah digarapnya selama bertahun-tahun,” Senin(5/1/2025)

Eigen menyampaikan, proses penyelesaian lahan warga Parungmulya ada dua tahap, tahap pertama Brimob menggunakan 291 hektar dengan nilai kompensasi sebesar 2,3 Milyar rupiah, tahap pertama tersebut sudah dapat terselesaikan. Saat ini kompensasi tahap 2 yang mulai tahun 2024 hingga saat ini warga belum menerima kompensasi, yang dimana di tahap dua ini Brimob akan menggunakan seluas 17 hektar lahan dan dalam proses pembangunan seluas 4 hektar, kompensasi tahap 2 inilah yang coba kami gugat ke pengadilan, semoga semua dapat terselesaikan dengan lancar,” tegasnya.

Baca Juga:  Bimbingan Kemenku HAM Fokuskan Aspek Strategi Pencegahan Pungli Menuju Pelayanan Publik

Dikesempatan ini, Eigen mempertanyakan urgensinya Brimob membangun Markas Komando di hutan Ciampel kenapa tidak diwilayah lain, seperti diketahui hutan di Ciampel merupakan paru paru dunia, jangan sampai bencana seperti di Sumatera dan Aceh terjadi di Kabupaten Karawang karena rusaknya hutan Ciampel, kelestarian alam harus kita jaga bersama sama dan kami pun mempertanyakan tanah cut and fill dijual kemana, armada truknya dari siapa dan aliran dana hasil jual tanahnya kemana kami tidak tahu, kami khawatir hal tersebut disalahgunakan oknum,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Karang Taruna Parungmulya, H. Na’im mengatakan, ada sekitar 200 KK di dusun Cijengkol terdampak adanya pembangunan Mako Brimob, yang hingga kini kompensasinya belum terselesaikan oleh pihak tergugat.

“Kami dari Karang Taruna Parungmulya akan terus bergerak mendukung masyarakat Cijengkol hingga pembayaran kompensasi dapat terselesaikan, bahkan kami akan menggerakan massa lebih banyak lagi untuk menggelar aksi unjuk rasa hingga tuntutan warga dapat di penuhi,”tandasnya.

(Fitri)

Berita Terkait

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis
Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang
Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf
FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!
Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.
Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar
Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan
Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:40

Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:48

Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59

Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:40

Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:37

Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya

Berita Terbaru