Dugaan Malpraktik RS Hastien Rengasdengklok, Dinkes Karawang Turun Tangan dan Minta Klarifikasi Resmi

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hendra, Manager Keperawatan RS Hastien saat memberikan keterangan kepada media untuk menunggu hasil audit Dinkes kabupaten Karawang

Hendra, Manager Keperawatan RS Hastien saat memberikan keterangan kepada media untuk menunggu hasil audit Dinkes kabupaten Karawang

Karawang, Lintaskarawang.com — Kontroversi dugaan malpraktik medis kembali menyeruak di Kabupaten Karawang. Kasus ini bermula dari seorang pasien yang baru saja menjalani operasi di Rumah Sakit Hastien Rengasdengklok, namun langsung dipulangkan tanpa menjalani perawatan inap. Tragisnya, dua hari setelah pulang, pasien tersebut dilaporkan meninggal dunia di rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi dilakukan karena pasien mengalami benjolan di area kemaluan. Namun, keluarga pasien mengaku terkejut saat mendapati bagian perut kanan, kiri, hingga area depan dan belakang kemaluan disumpal dengan kain kasa berukuran lebar dan panjang. Setelah menjalani perawatan mandiri di rumah tanpa pengawasan tenaga medis, kondisi pasien terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.

Menanggapi isu yang telah menjadi perhatian publik ini, pihak redaksi Lintas Karawang melakukan wawancara via chat WhatsApp dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang, Endang Suryadi, MARS. Dalam keterangannya, Endang membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan langkah investigasi dengan meminta klarifikasi resmi dari manajemen RS Hastien.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Dinkes sudah kami tugaskan untuk meminta keterangan dari pihak rumah sakit. Kami ingin memastikan bahwa seluruh tindakan medis yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur dan standar pelayanan kesehatan,” ujar Endang saat dihubungi, Senin (13/10/2025).

Baca Juga:  Tragedi Keracunan Minuman Oplosan di Cikampek: Delapan Korban, Dua Anak SMP Meninggal Dunia

Endang juga menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memberikan pernyataan resmi sebelum proses klarifikasi selesai dilakukan. “Kami akan bersikap objektif dan menunggu hasil pemeriksaan lapangan. Jika seluruh data dan hasil audit medis sudah lengkap, barulah kami bisa menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik,” tegasnya.

Sementara itu, publik menanti transparansi dan ketegasan pemerintah daerah dalam menangani kasus dugaan malpraktik yang telah menimbulkan keresahan masyarakat Rengasdengklok tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Hastien belum memberikan keterangan tambahan terkait hasil klarifikasi yang diminta oleh Dinas Kesehatan. Namun, Hendra, Manager Keperawatan RS Hastien, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengundang para insan pers untuk memberikan penjelasan resmi terkait hasil audit dari Dinkes Kabupaten Karawang.

Kasus ini menjadi sorotan penting bagi dunia kesehatan di Karawang, sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah daerah dan lembaga pengawas medis dalam memastikan hak pasien atas pelayanan kesehatan yang aman, manusiawi, serta sesuai dengan etika profesi tetap dijunjung tinggi. (LK)

 

Berita Terkait

Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Berita ini 135 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:35

FNB NTT Kabupaten Bekasi Galang Dana untuk Korban Gempa Flores di CiFES Cikarang, Ajak Masyarakat Bersatu dalam Aksi Kemanusiaan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:19

PSI Karawang Terus Tebar Kebaikan, Salurkan Bantuan Bola untuk MI Attohiriyah Purwadana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:21

Forum Pemuda NTT Kabupaten Bekasi Galang Dana untuk Korban Gempa Flores di Lippo Cikarang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:08

Gotong Royong Bangun Saluran Air dan Turap, Asep Supriadi Turun Langsung Bersama Warga Kampung Bleker

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:03

Karang Taruna Karawang Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tegalwaru

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:58

Warga Warudoyong Keluhkan Saluran Air Tersumbat, RT Dan RW Setempat Gelar Kerja Bakti Bersama Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:42

Sambut HUT RI ke-81, DPC PSN Karawang Bersama Mandala Pratisena Nusantara Gelar Bakti Budaya di Tugu Kebulatan Tekad

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:21

Satu Hari Dua Telur, Sejuta Harapan untuk Masa Depan Anak: Batujaya Perkuat Upaya Tekan Angka Stunting

Berita Terbaru