Karawang, Lintaskarawang.com — Sudah 13 hari lamanya Kepala Desa Gebang Jaya, Nur Yaman, bersama perangkat desa terus berupaya menanggulangi tanggul yang jebol akibat air laut pasang. Tanggul yang jebol tersebut menyebabkan air asin dari laut masuk ke area pesawahan warga, yang berdampak pada rusaknya lahan pertanian (11/10).
Kondisi ini membuat para petani tidak bisa menggarap sawahnya selama tiga musim terakhir. Meski dengan peralatan seadanya, Nur Yaman tetap bersemangat bekerja di lapangan demi membantu warganya, khususnya para petani, agar lahan pertanian bisa segera digunakan kembali.
Nur Yaman menyampaikan bahwa hingga kini pihak desa masih menunggu bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat untuk membangun kembali tanggul yang rusak serta membuat pintu air (pintu asin) guna mencegah kejadian serupa terulang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, para petani terus mendesak agar pembangunan tanggul dan pintu asin segera direalisasikan, mengingat lahan pertanian merupakan sumber penghidupan utama mereka. Meski lokasi tanggul jebol tersebut secara administratif berada di wilayah Desa Sungai Buntu, namun Pemerintah Desa Gebang Jaya tetap sigap mengambil tindakan karena dampaknya dirasakan langsung oleh warga Gebang Jaya.
(Aping)












