Mobil Pelayanan Pajak Daerah Hadir di Acara “Nganjang Ka Warga” Kecamatan Klari

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 08:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan jemput bola. Pada Jumat, 13 Juni 2025, Bapenda menghadirkan Mobil Pelayanan Pajak Daerah dalam kegiatan bertajuk “Nganjang Ka Warga” yang diselenggarakan di Kecamatan Klari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Pemerintah Kabupaten Karawang yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat secara langsung. Melalui kehadiran mobil layanan pajak, masyarakat diberikan kemudahan untuk melakukan pembayaran pajak daerah seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta mendapatkan informasi terkait kewajiban perpajakan lainnya.

“Program ini sangat membantu, karena masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Bapenda atau Samsat. Semua dilayani di tempat dengan cepat dan ramah,” ujar salah satu warga Klari yang memanfaatkan layanan tersebut.

Kepala Bapenda Kabupaten Karawang, melalui tim pelayanan di lapangan, menyampaikan bahwa partisipasi warga cukup tinggi. Banyak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menunaikan kewajiban pajaknya sekaligus berkonsultasi langsung seputar administrasi perpajakan.

Selain memberikan layanan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi mengenai pentingnya kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui pajak. Petugas di lapangan turut membagikan brosur edukatif serta menjawab pertanyaan warga seputar prosedur dan manfaat pembayaran pajak tepat waktu.

Kolaborasi antara Bapenda dengan Pemerintah Kecamatan Klari turut memperkuat pelaksanaan kegiatan. Aparatur desa dan kecamatan terlihat aktif mendampingi petugas dalam menjangkau warga yang hadir.

Dengan mobil layanan pajak yang langsung turun ke tengah masyarakat, Bapenda berharap mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah. (LK)

 

Berita Terkait

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru