Proyek U-Ditch di Rawamerta Disorot, Rawing Klarifikasi Tuduhan Intimidasi Wartawan

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Rawing saat dikonfirmasi

Poto Rawing saat dikonfirmasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Menanggapi pemberitaan yang beredar di beberapa media online terkait proyek pembangunan drainase jenis U-Ditch di Dusun Kedung Mulya RT 028/008, Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Rawing — yang disebut-sebut dalam berita tersebut — memberikan klarifikasi dan sanggahan atas tuduhan intimidasi terhadap jurnalis.

Menurut Rawing, pemberitaan yang menyebut dirinya melakukan tindakan intimidatif tidak sepenuhnya benar. Ia mengakui berada di lokasi proyek, namun membantah keras bahwa dirinya melakukan ancaman maupun arogansi terhadap wartawan.

“Tidak ada intimidasi apalagi kekerasan. Saat itu saya hanya datang dan bertanya, karena memang sedang ada pekerjaan dan saya ingin memastikan siapa yang datang. Bahkan saya tidak turun dari motor. Justru wartawan yang datang saat itu mengatakan, ‘Saya teh butuh mandor, bukan Akang,’ dalam bahasa Sunda,” ungkap Rawing saat dikonfirmasi, Selasa (03/06/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya sebagai pelaksana proyek merasa kurang nyaman dengan sikap wartawan yang langsung meminta informasi teknis tanpa menyapa atau menunjukkan identitas resmi. “saya hanya bilang ke mandor, jangan dikasih. Tidak ada kalimat kasar atau nada mengintimidasi. Hanya itu saja,” tambahnya.

Baca Juga:  Hasil Pelayanan Dukcapil di Desa Cengkong

Terkait informasi teknis proyek, Rawing juga membantah klaim bahwa galian terlalu dangkal atau tidak sesuai spesifikasi. Berdasarkan hasil pengecekan tim investigasi dari Mitrapolisi.comdi lapangan, disebutkan bahwa kedalaman galian justru mencapai 45 cm x 45 cm. Sementara U-Ditch yang akan dipasang berukuran 30 cm x 30 cm.

“Jadi informasi soal galian dangkal tidak benar. kedalamannya sesuai standar, bahkan melebihi ukuran minimum,” jelas Rawing.

Rawing juga membantah pernyataan bahwa dirinya adalah wartawan dari media SB seperti yang disebutkan. “Saya tidak pernah mengaku dari media manapun. Kalau ada yang mengatakan begitu, itu keliru dan saya tidak tahu siapa yang menyebutnya.”

Menutup pernyataannya, Rawing menyayangkan adanya pemberitaan sepihak tanpa konfirmasi langsung kepadanya. Ia berharap media dapat menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi ke publik, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Silakan kontrol sosial dijalankan, tapi alangkah baiknya berimbang, mengonfirmasi semua pihak, termasuk kami di lapangan,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Novia Nurfitriani Nomor Urut 2, Bawa Suara Perempuan dalam Pemilihan BPD Rengasdengklok Selatan
Kongres II GMPI Digelar, Momentum Konsolidasi dan Transformasi Organisasi Menuju Lima Tahun Berikutnya
Warga Pamahan Dukung Gunawan Maju Pilkades Sumberurip, Berharap Pertanian, Pendidikan hingga Air Bersih Jadi Prioritas
Mencalonkan Diri sebagai Balon Kepala Desa Sumbereja, H. Rahmat Ingin Mengabdi dan Membangun Desa Bersama Masyarakat
Berkas Diterima Sebelum Penutupan, Mengaku Serahkan Rp1 Juta kepada Lurah, Sri Maryani Malah Digugurkan dari Bakal Calon BPD Waluya
Dapat Nomor Urut 2, Diding Haryono Usung Program “ASIAP” dan Pendekatan Humanis di BPD Kutanegara
Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya
Musrenbangdes 2026: Pemdes Rengasdengklok Utara Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Desa
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru