Akses Penyebrangan ke Perumahan Cikampek Baru Masih Ditutup, Warga Keluhkan Dampaknya

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 03:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Minggu, 13 April 2025
Pembatas jalan beton (road barrier) yang menutup akses penyeberangan menuju Perumahan Cikampek Baru masih belum dibuka sejak penutupannya menjelang arus mudik Lebaran 2025. Hingga pertengahan April 2025, penutupan ini belum dicabut dan terus menjadi keluhan warga karena menghambat aktivitas harian mereka.

Endang Gunawan, warga sekaligus relawan yang setiap hari membantu mengatur lalu lintas di titik penyebrangan tersebut, menyampaikan bahwa penutupan ini sangat berdampak bagi masyarakat sekitar.

Sampai saat ini masih belum dibuka, dan warga sangat merasa kesulitan. Banyak anak sekolah dan pekerja yang harus memutar jauh. Kami di lapangan sering menerima keluhan, tapi belum ada kejelasan dari pihak terkait kapan akan dibuka kembali. Harapan kami, akses ini segera dibuka kembali demi kelancaran dan keselamatan warga,” ujarnya.

Endang juga menegaskan pentingnya akses tersebut sebagai jalur vital bagi mobilitas warga, terutama pada jam-jam sibuk. Penutupan yang berkepanjangan dinilai sangat mengganggu rutinitas masyarakat.

Warga berharap pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan dan pengelola jalan, segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk mengembalikan fungsionalitas jalur tersebut seperti semula, demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (N,Juan)

Berita Terkait

Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 02:51

Rahmat Binsar Lantik Pengurus PUK SPAI-FSPMI PT ISS Indonesia, Perkuat Soliditas Organisasi Pekerja

Berita Terbaru