RSUD Jatisari Gelar Layanan Pengobatan Gratis di Lokasi Banjir Karangligar

- Penulis

Jumat, 7 Maret 2025 - 03:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – RSUD Jatisari menggelar layanan pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang terancam akibat genangan air yang masih merendam pemukiman. Jum’at (7/3/2025).

Tim medis dari RSUD Jatisari hadir langsung di lokasi dengan membawa berbagai perlengkapan medis serta obat-obatan untuk membantu warga yang mengalami gangguan kesehatan. Penyakit seperti demam, batuk, flu, gatal-gatal, hingga infeksi kulit menjadi keluhan utama yang banyak dialami warga.

Direktur RSUD Jatisari, dr. Anisah, M. Epid. MM., FISQua menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas medis akibat banjir. “Kami berharap layanan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pengobatan gratis, tim medis juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat di tengah situasi banjir. Penyuluhan ini diharapkan dapat membantu mencegah penyebaran penyakit yang kerap muncul akibat kondisi lingkungan yang kurang higienis.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Dirikan Dapur Umum di Karangligar untuk Bantu Korban Banjir

Salah satu warga, Rini (45), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelayanan yang diberikan RSUD Jatisari. “Kami sangat terbantu, apalagi banyak anak-anak dan lansia yang mulai sakit karena banjir ini. Semoga semua warga Karawang selalu diberikan kesehatan,” tuturnya.

Banjir yang melanda Karangligar ini merupakan banjir tahunan yang kerap terjadi akibat luapan Sungai Citarum dan curah hujan tinggi. Hingga saat ini, tim gabungan dari pemerintah daerah, relawan, dan berbagai lembaga terus berupaya memberikan bantuan bagi warga terdampak.

RSUD Jatisari berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti bencana banjir. Dengan adanya layanan pengobatan gratis ini, diharapkan kesehatan warga dapat tetap terjaga meski berada dalam situasi yang sulit. (LK)

Berita Terkait

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Berita ini 22 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:52

KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan

Berita Terbaru