Mahasiswa UBP Karawang Melakukan Observasi Dan Sosialisasi Ke Desa Sukaharja, Meningkatkan kesadaran pentingnya pengelolaan sampah

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 10:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo kebersamaan universitas ubp dengan masyarakat pakunncen

Photo kebersamaan universitas ubp dengan masyarakat pakunncen

Karawang, LintasKarawang.com – Mahasiswa fakultas hukum kelas HK23C Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar observasi dan sosialisasi yang bertema bijak mengelola sampah agar ramah lingkungan, yang berlokasi di Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe timur, Karawang pada jumat,(24/01/25) pagi.

Acara ini bertujuan untuk menggali dan memberikan solusi terhadap masalah lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat setempat, khususnya terkait tempat pembuangan sampah (TPS) demi menciptakan lingkungan sehat dan lestari di Desa Sukaharja.

Kegiatan ini dihadiri oleh, masyarakat sekitar,mahasiswa, wakil kepala dusun pakuncen serta dosen fakultas hukum dari universitas UBP yaitu, Rizki Amanda, S.H., CPM, sekaligus pembicara utama dalam acara tersebut, beliau menjelaskan permasalahan yang selama ini menjadi keluhan warga dusun pakuncen, khususnya di RT 001/ RW 007,masyarakat setempat terpaksa membuang sampah di lahan pribadi milik warga, yang tentu saja merugikan pemilik lahan dan berpotensi menimbulkan konflik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permasalahan TPS ini harus segera ditangani agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, yang bisa berdampak buruk, seperti menyebabkan banjir dan menimbulkan masalah lingkungan lainnya,” ujar Rizki Amanda dalam pemaparannya.

Baca Juga:  Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Beliau juga menekankan pentingnya peran aparatur desa, terutama kepala desa, untuk segera mencari solusi yang tepat, salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah membangun TPS resmi yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih tertata dan tidak merugikan pihak lain.

“Warga sangat antusias dengan adanya kegiatan ini serta melakukan pembersihan saluran-saluran air yang ada di lingkungan bersama mahasiswa-mahasiswa UBP, warga juga berharap adanya solusi untuk permasalahan TPS ini” ujar mahfudin, wakil kepala dusun sukaharja IV.

Ia juga menekankan pentingnya peran aparatur desa, terutama kepala desa, untuk segera mencari solusi yang tepat sebagai salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah membangun TPS resmi yang dapat digunakan oleh masyarakat di wilayah RT 001/ RW 007, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih tertata dan tidak merugikan pihak lain.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.***

Penulis : sagle

Editor : sekar

Berita Terkait

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan LSM Laskar NKRI, Siap Sidak Dugaan Penutupan Drainase PT SAI
Perluas Struktur Organisasi, DPC PSN Karawang Serahkan SK DPAC Kecamatan Klari
Komitmen PRIMA di Tengah Renovasi, Kejari Karawang Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal
Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Berita ini 36 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:52

KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Berita Terbaru