Mr. KiM Ajak Rekatkan Silaturahmi Usai Pilkada Karawang

- Penulis

Sabtu, 30 November 2024 - 01:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pilkada Karawang resmi berakhir, menyisakan berbagai dinamika selama masa kampanye yang cukup menguras energi dan pikiran. Kompetisi sengit antara pasangan calon nomor urut 01 dan 02 berlangsung di berbagai lini, baik di darat maupun di udara (media sosial ) dengan masing-masing pihak berusaha menarik simpati masyarakat Karawang.

Dalam suasana pasca-Pilkada, Nurdin Syam atau yang lebih dikenal dengan nama Mr. KiM, bagian dari tim kemenangan Aep-Maslani no urut 2 menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada tim sukses pasangan calon nomor urut 01. Ia mengakui bahwa selama masa kampanye, terdapat ucapan atau narasi yang mungkin menyinggung pihak lawan.

“Saya atas nama pribadi memohon maaf kepada seluruh tim sukses 01 apabila sepanjang masa kampanye banyak kata-kata dan narasi saya yang menyinggung perasaan kawan-kawan di 01,” ujar Mr. KiM, Sabtu (30/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mr. KiM juga mengajak seluruh pihak untuk kembali menjalin silaturahmi dan menghilangkan ketegangan yang sempat terjadi. Ia berharap momentum ini dapat menjadi awal yang baik untuk kembali bersama demi kemajuan Karawang.

Baca Juga:  Taufik Ismail, S.Sos., M.M., Terpilih Sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

“Mari kita bersama-sama kembali menjalin silaturahmi yang sebelumnya baik. Usai Pilkada pun kita kembali baik. Hilangkan semua apa yang sempat memanas. Kita sejukkan kembali dengan ngopi bareng sambil udud riang gembira,” tambahnya.

Lebih jauh, Mr. KiM menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif di Karawang sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, persatuan dan kedamaian lebih utama dibanding perbedaan yang terjadi selama Pilkada.

“Menjaga kondusifitas Karawang adalah kewajiban kita bersama dan itu lebih penting dari segalanya untuk Karawang lebih baik,” tutupnya.

Harapannya, semangat persatuan yang dibangun usai Pilkada dapat menjadi pondasi kuat bagi masyarakat Karawang untuk melangkah ke depan, meninggalkan perbedaan, dan fokus pada pembangunan daerah yang lebih baik dan harmonis. (Red)

 

Berita Terkait

Semarak Jelang Kedatangan Jokowi, 8.000 Mangkuk Bakso Gratis Disiapkan untuk Warga
Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang Serahkan SK PAC hingga Koordinator Anak Ranting
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Berita ini 12 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru