Kritik Pedas GMPI: Mr. KiM Sebut Langkah Asep Juhri Tak Etis, Pinta Penertiban Baliho Calon Bupati Petahana Penuh Kepentingan Politis

- Penulis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 09:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Humas DPP GMPI, Nurdin Syam (Kiri) dan Ketua Umum H. Muhammad Sayyegi Dewasena (Kanan)

Foto Humas DPP GMPI, Nurdin Syam (Kiri) dan Ketua Umum H. Muhammad Sayyegi Dewasena (Kanan)

Karawang, Lintaskarawang.com – Humas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI), Nurdin Syam, yang akrab disapa Mr. KiM, mengkritik keras langkah Asep Juhri, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang. Asep diketahui mengajukan permohonan kepada Pejabat Sementara (Pjs.) Bupati Karawang untuk menertibkan baliho, billboard, dan spanduk yang menampilkan calon bupati petahana dengan dalih menjaga netralitas lembaga pemerintah selama masa kampanye Pilkada Karawang 2024.

Mr kim menyampaikan keprihatinannya terkait terbitnya surat DPRD nomor 300/1428/DPRD pada 25 Oktober 2024, yang menurutnya menggunakan dasar hukum yang kurang tepat. “DPRD Karawang menggunakan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 yang mewajibkan calon kepala daerah petahana untuk cuti dan tidak menggunakan fasilitas negara selama kampanye, namun alasan tersebut kurang relevan,” ujar Nurdin Syam, Sabtu (26/10/24).

Menurut Mr Kim, sikap Asep Juhri sebagai anggota koalisi pendukung pasangan calon Acep-Gina dinilai tidak etis. “Asep Juhri merupakan anggota koalisi Acep-Gina, jadi kurang pantas bila ia meminta penertiban tersebut,” tegas Nurdin, menyiratkan adanya kepentingan politis dalam permohonan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Mr Kim juga mengkritisi isi surat yang mengacu pada hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, KPUD Kabupaten Karawang, Bawaslu, serta Tim Hukum dan Advokasi pasangan Acep-Gina pada 18 Oktober 2024. Dalam rapat tersebut, dibahas urgensi penertiban media promosi calon petahana, yang menurut Nurdin menimbulkan bias.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Lanjutan Terkait Sengketa Siswa dengan LPK

Mr kim juga menyoroti kebijakan penertiban yang menurutnya kurang berimbang. “Mengapa baliho pasangan calon 01 Acep-Gina yang menampilkan gambar Presiden Prabowo tidak ditertibkan? Tindakan ini menunjukkan adanya standar ganda,” ujarnya. Nurdin menduga hal ini melanggar Pasal 24 ayat (3) Undang-Undang Pemilu, yang melarang pencantuman foto atau nama Presiden dan Wakil Presiden serta pihak lain yang bukan pengurus partai politik dalam alat peraga kampanye.

Ia meminta Bawaslu untuk menegakkan aturan kampanye tanpa pandang bulu. “Bawaslu harus menjalankan tugas pengawasan secara adil dan tegas,” tambah Nurdin, berharap agar tidak ada diskriminasi terhadap salah satu pasangan calon dalam penertiban alat peraga kampanye.

Selain itu, Mr Kim mengimbau agar Pjs. Bupati Karawang tidak terpengaruh oleh intervensi pihak tertentu. “Kami harap Pjs. Bupati Karawang menjalankan tugasnya secara independen, tidak mudah diintervensi oleh pihak seperti Asep Juhri yang juga merupakan bagian dari tim pemenangan Acep-Gina,” tandasnya.

Pernyataan Mr Kim ini menekankan pentingnya menjaga netralitas dan independensi dalam Pilkada Karawang 2024 serta penerapan aturan kampanye yang adil dan konsisten bagi semua pasangan calon.

Humas DPP GMPI berencana mendatangi kantor DPRD sebagai bentuk protes terhadap indikasi bahwa lembaga legislatif telah berpihak pada salah satu pasangan calon dalam Pilkada. (Red)

 

Berita Terkait

Semarak Jelang Kedatangan Jokowi, 8.000 Mangkuk Bakso Gratis Disiapkan untuk Warga
Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang Serahkan SK PAC hingga Koordinator Anak Ranting
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Berita ini 47 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:20

Selesai Diikuti Ratusan Atlet, Kejurkab PBSI Karawang 2026 Dihujani Protes Soal Aturan ID Peserta

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:15

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:51

Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Berita Terbaru

Berita

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Senin, 12 Okt 2026 - 03:15