Gedung Kesenian Karawang: Bukti Kualitas Bangunan Jaman Dulu

- Penulis

Minggu, 9 Juni 2024 - 03:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 9 Juni 2024. Terletak di Jl Malabar Karang Pawitan, Gedung Kesenian Karawang menjadi saksi bisu bahwa kualitas bangunan zaman dulu sangat kuat. Dibangun pada tahun 2007, gedung ini kini telah berusia 17 tahun dan masih berdiri kokoh serta berfungsi dengan baik. Gedung ini bukan hanya sekadar tempat pertunjukan seni, namun juga bukti ketangguhan arsitektur masa lalu.

Pada tahun 2006, Kang Hapid Maksum dan Kang Irva Herviana Sautaqi bekerja sama dengan Bu Haji Yati Mulyati Sobari yang saat itu aktif di Dewan Kesenian Karawang (DKK), mengusulkan kepada Bupati Dadang S. Muhtar untuk membangun Gedung Kesenian. Usulan tersebut diajukan demi memenuhi kebutuhan akan tempat yang representatif untuk pertunjukan seni di Karawang.

Secara arsitektur, gedung ini dirancang dengan sangat baik sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai kegiatan pertunjukan. Salah satu keunggulan desainnya adalah tangga masuk dari kedua sisi bangunan yang memungkinkan aliran orang tidak terhambat di pintu masuk. Hal ini memastikan tidak ada penumpukan arus pengunjung yang bisa mengganggu kenyamanan saat acara berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di bawah gedung ini terdapat area parkir yang mampu menampung sekitar 50 hingga 60 unit mobil penumpang. Ini tentu sangat membantu dalam mengakomodasi pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi. Selain itu, terdapat juga area loading dan unloading peralatan yang memudahkan saat ada pertunjukan yang memerlukan dukungan peralatan tambahan dari pihak lain.

Baca Juga:  Anak 9 Tahun Dirawat Intensif Akibat Demam Berdarah di Karawang

Ruang-ruang di dalam gedung ini juga didesain dengan sangat baik. Setiap ruang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pertunjukan, baik itu ruang persiapan, ruang ganti, hingga ruang teknis. Semua aspek tersebut menunjukkan betapa seriusnya perencanaan gedung ini sejak awal pembangunannya.

Bupati Dadang S. Muhtar dengan cepat menanggapi usulan tersebut dan pada tahun 2007, pembangunan Gedung Kesenian Karawang pun dimulai. Kini, setelah 17 tahun berlalu, gedung ini terus menjadi pusat kegiatan seni di Karawang, menampung berbagai acara dan pertunjukan dari berbagai kalangan.

Selamat Ulang Tahun Gedung Kesenian Karawang yang ke-17! Semoga terus menjadi pusat kreativitas dan kebanggaan masyarakat Karawang.

“Ujar Ade Hasan, salah satu penggiat seni di Karawang, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberadaan gedung ini yang telah banyak berkontribusi dalam perkembangan seni di Karawang.” (Rudi)

Berita Terkait

Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393
Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya
Bupati Aep: Tahun Baru Islam Momentum Mempererat Persatuan dan Kepedulian Sosial
Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang
Karawang Bergemuruh, Ribuan Warga Sambut Kirab Mahkota Binokasih hingga Larut Malam
Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris
Karawang Jadi Tuan Rumah Kirab Budaya Tatar Sunda, Polres Siaga Amankan Jalur dan Antisipasi Macet
Ribuan Warga Padati Pendopo Bojong Tugu, Hajat Bumi Babarit Berlangsung Semarak
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru