Tanggul Penahan Tanah di Desa Karang Jaya, Karawang Mengalami Keretakan

- Penulis

Jumat, 5 April 2024 - 15:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Karawang, Lintaskarawang.com – Proyek Tanggul Penahan Tanah (TPT) di Dusun Salam 2, Desa Karang Jaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, dengan volume panjang 300 meter, lebar 0,30 meter, dan tinggi 0,50 meter, saat ini menuai sorotan publik karena terlihat rapuh dan mengalami keretakan. Proyek ini menggunakan dana Desa (DD) tahap 1 Tahun Anggaran 2024.

Meskipun baru berjalan dua minggu, beton yang digunakan terlihat rapuh, memunculkan kekhawatiran akan ketahanan dan kualitas pembangunan. Warga sekitar pun menyatakan keprihatinan mereka, menganggap pembangunan ini dilakukan secara asal-asalan atau tergesa-gesa.

Baca Juga:  Oknum Bidan Puskesmas Inisial AW Dilaporkan Neng Nia Sri Nurhayati ke Polda Jabar

Seorang warga setempat mengungkapkan, “Kami sangat khawatir dengan keadaan Tanggul Penahan Tanah ini. Keretakan dan kelemahan beton yang terlihat dipastikan bangunan tidak akan tahan lama.” Jum’at (5/4/2024)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan pada proyek ini harus dianggap sebagai perhatian serius bagi semua pihak terkait.

Sampai berita ditulis, Kepala Desa Karang Jaya, Aca, belum dapat dikonfirmasi atas peristiwa ini.

(Ajat Ebeh)

Berita Terkait

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 9 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru