Ini Pelanggaran HAM, Dua Keluarga di Karawang Jadi Korban Penculikan dan Pengeroyokan Sekelompok Orang Tak Dikenal

- Penulis

Selasa, 30 Januari 2024 - 09:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, Lintaskarawang.com Beberapa waktu lalu telah terjadi tindak pidana penculikan dan pengeroyokan oleh sekelompok orang kepada dua warga Karawang, Selasa (30/01/2024).

Belakangan di ketahui peristiwa tersebut tidak hanyak memakan dua korban melainkan lima korban, karena istri dan anak korban juga di bawa keluar kota karawang dan ironisnya istri korban harus menyaksikan suaminya di siksa habis habisan oleh para pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyiksaan mulai dari pemukulan, di ikat, di borgol, di sundut oleh rokok bahkan salah satu korban sempat di pukul sebanyak dua kali menggunakan yang di duga senjata api.

Kejadian bermula pada saat salah satu korban bersama istrinya berjanjian dengan rekan salah satu caffe wilayah Galuh Mas Karawang. Kemudian datang sekelompok orang tidak di kenal masuk dan menyeret korban dan istrinya ke dalam mobil.

Masih di wilayah Karawang tepatnya di perumahan Sumarecon kelompok yang sama memaksa masuk dan mengeroyok korban lainya dan membawa korban istri serta anak balitanya.

Menurut informasi salah satu oknum kelompok tersebut mengaku sebagai anggota kepolisian, namun belakangan diketahui hasil daripada pengakuan pihak keamanan bahwa tidak ada anggota kepolisian dalam insiden tersebut namun kelompok tersebut bernama Korembi.

Baca Juga:  Pembunuh Bayaran Disewa Oleh Pelaku Isteri Bunuh Suami

“Mereka masuk kurang lebih 15 orang ada 3 mobil dan mengatakan dari Korembi Karawang (Komunitas Rental Mobil Indonesia) ” Ucap Petugas Jaga”.

Kejadian tersebut menjadi sorotan Auditor Hukum, Arya Tiya Gita Prawira Alamsyah, S.H, C.L.A, selaku auditor hukum sangat menyayangkan masih adanya aksi koboy di negara hukum seperti ini.

“Harusnya di pikirkan lagi dampak daripada tindakan premanisme seperti ini” ucap Arya.

Arya juga menambahkan bahwasanya tindakan Koboy tidak akan menyelesaikan masalah bahkan menimbulkan masalah baru.

“Apapun motif dari tindakan kelompok tersebut tidaklah benar karena sudah menimbulkan tindak pidana baru” sambung arya.

Ditempat yang sama Putra Agustian, S.H, C.L.A, selaku auditor hukum menegaskan bahwa kasus tersebut harus di usut sampai tuntas dan di kawal penuh oleh masyarakat melalui media masa agar tidak terjadi tindakan serupa dan menimbulkan korban lainya.

“Kasus ini harus di usut tuntas dan sanksi tegas kepada para pelaku kriminalitas, terlepas apapun dasar dari tindakan mereka bisa di jelaskan pada saat proses persidangan” pungkasnya.

(Nana)

Berita Terkait

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Kisah Pilu Pedagang Cimim di Karawang, Harapan Dagangan Diborong Berujung Ditipu
Dari Pelanggaran Lalu Lintas ke Kasus Narkoba, Polisi Bekuk Pengedar di Bundaran Ciplaz
Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda
Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:33

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Driver Ambulans Desa Karawang Utara, Siap Perjuangkan Payung Hukum dan Legalitas Resmi

Senin, 21 September 2026 - 06:25

Apel Pagi Pemkab Karawang, Bupati Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-393 dan Sekda Soroti Penyerapan Anggaran Triwulan III

Senin, 21 September 2026 - 06:18

HUT Karawang ke-393 Ditutup Meriah, Ribuan Warga Padati Hareudang Fest dan Bergoyang Bersama Ade Astrid

Senin, 21 September 2026 - 06:15

Bupati Aep Resmikan Jembatan Harmoni Mas, Permudah Akses dan Dongkrak Mobilitas Warga Telukjambe Timur

Senin, 21 September 2026 - 06:13

Perkuat Toleransi, Pemkab Karawang Gelar “Bupati Menyapa” dan Deklarasi Harmoni Nusantara Sambut HUT Karawang ke-393

Senin, 21 September 2026 - 06:08

ORARI Semarakkan Hari Jadi Karawang ke-393, Bupati Aep: Terus Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan

Senin, 21 September 2026 - 06:05

Bupati Aep Tegaskan Grand Final Mojang Jajaka Karawang 2026 Bebas Intervensi, Penilaian Murni Berdasarkan Potensi

Senin, 21 September 2026 - 05:55

Pemkab Karawang Gelar Lomba Cipta Menu B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Gizi Keluarga

Berita Terbaru