Masyarakat Desa Gebangjaya Demo di kantor Kecamatan Cibuaya Ratusan Hektar Sawah Tidak Bisa Tanam

- Penulis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 05:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Masyarakat gebangjaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang memenuhi depan kantor Kecamatan Cibuaya. Mereka yang mengatasnamakan kelompok petani Gebangjaya menuntut penjelasan dan ketegasan dari pihak PJT 2 bahwa bangunan yang berdiri di sisi irigasi harus di bongkar. Selasa (31/10/2923).

Diketahui didalam surat edaran pihak PJT 2 telah menginstruksikan bahwa bangunan yang berdiri di sisi irigasi harus di bongkar permanen tanpa terkecuali yang ternyata sampai saat ini bangunan yang berdiri di sisi irigasi yang menyambungkan ke desa Gebangjaya masih berdiri kokoh, karena dari pihak pedagang yang mendirikan bangunan di sisi irigasi mempertahankan.

“Sempat ada bangunan yang sudah di bongkar tapi sekarang berdiri kokoh lagi, ada apa…?. Apa ada yang membekingi itu semua,”kata H. Rahman kordinator aksi saat diwawancarai oleh awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena dari kejadian tersebut para petani Desa Gebangjaya tidak bisa menggarap sawah pasalnya kurangnya air dari irigasi dan sawah yang ada di gebang jaya 308 Hektar yang bisa di garap baru 30 Hektar. itupun sumber airnya dari kali cisoga.,”ungkapnya.

Sementara itu dari perwakilan PJT 2 yang menerima tuntutan yang disuarakan dari Masyarakat Desa Gebangjaya yang ingin Sawahnya bisa produksi kembali dengan air lancar. Pihaknya menyampaikan bahwa, dari pihaknya (PJT 2) telah melakukan tugasnya dan di dukung dengan sampai dua kali memberikan instruksi melalui surat edaran terkait pembongkaran bangunan diatas irigasi yang akan dilakukan normalisasi.

Baca Juga:  KABAR DUKA MENYELIMUTI KELUARGA BESAR SAT-LINMAS KECAMATAN KLARI

“Kami dari pihak PJT 2 bekerja tidak sendiri kami bersinergi dengan PUPR kabupaten Karawang untuk normalisasi bahkan dengan pihak BBWS mulai dari Lewengsereh sampai dengan Pakis itu panjang kurang lebih 70 km dan Alhamdulillah dari pihak PUPR telah menurunkan alat berat dibeberapa titik dan semua butuh proses,”

“Dengan ini kami dari Pihak PJT berterima kasih pada warga masyarakat yang telah menyalurkan keinginannya dari itu kami jadi tau apa yang dibutuhkan di lapangan yang penting satu jangan anarkis, karena ada isu bahwa itu ditunda dan lain lain kami katakan itu tidak benar, kami telah membawa surat teguran yang kedua untuk para pengguna dan pendiri bangunan yang ditandatangani 30 Oktober 2023 diberi waktu 7 hari semenjak surat ini diterima. Percayakan semua pada instansi yang sedang bekerja,”jelasnya.

(Ajat Sudrajat/Aping)

Berita Terkait

GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS
Banyak Kepala Desa Absen di Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Tingkat Kecamatan Pedes, Hanya Empat yang Terlihat Hadir
Natala Sumedakap Cup 8 Resmi Bergulir, 64 Pasangan Ganda Ramaikan Turnamen Badminton HUT Karawang ke-393
Anggota KPPS Desa Sampalan Resmi Dilantik, Siap Kawal Pilkades 2026 Berlangsung Jujur, Aman, dan Kondusif,
Rescue Karang Taruna dan Warga Bengle Bersatu Bersihkan Lingkungan, Semangat Gotong Royong Warnai HUT Karawang ke-393
Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.
Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu
Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang
Berita ini 5 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru