Endang Macam Kumbang Soroti Program BBWS

- Penulis

Senin, 30 Oktober 2023 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Program BBWS yang saat ini sedang berlangsung pelaksanaan nya dan bertujuan untuk percepatan peningkatan Tata Guna Air, disoroti Kades Mulyajaya. Pasalnya, program tersebut tidak transparan dalam teknis pekerjaan dan tidak tepat saran.

Menurut Endang Amd Kades Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya, menjelaskan bahwa program BBWS dengan nominal luar biasa yang bersumber dari APBN harusnya tepat saran dan jelas manfaatnya. Senin (30/10/2023)

“Perlu diketahui hampir di setiap desa di wilayah kabupaten karawang saat ini dapat program BBWS melalui kelompok tani P3A, dari mulai pelaksanaan pembangunan saluran air dan rehab saluran. Namun, dibeberapa titik pekerjaan pembangunan tersebut guna melancarkan saluran air terkesan tidak tepat sasaran, tidak memenuhi skala prioritas”, jelas Endang Amd.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Endang Amd Kades Mulyajaya akrab disapa Kuwu Macan Kumbang menambahkan, program BBWS saat ini rentan terhadap dugaan korupsi.

“Bagaimana tidak terindikasi dugaan korupsi, ketika kepala desa menanyakan RAB pekerjaan tidak kasih tau dan tidak tertera Volume pekerjaan pada plang atau papan informasi berapa tinggi, lebar dan panjang nya, apakah publik tidak boleh tau,,,?? dan buat apa ada UU KIP kalau publik atau kepala desa yang menanda tangani SK kelompok tani tidak dikasih tau, sementara program BBWS ini menggunakan uang APBN yang jelas murni harus ada ketransfaranan”, tambahnya Kades.

Baca Juga:  Ketua DPC Peradi Karawang Kecam Penahanan Ibu Menyusui: “Tidak Manusiawi dan Memalukan”

Lebih lanjut, dikatakan Endang Amd, ada beberapa ketua kelompok yang kedapati hanya dikirim anggaran sebatas HOK saja, yang jadi pertanyaan ketika pembelian bahan material ditransfer melalui rekening siapa, masa nanti laporan LPJ ada dua rekening. Selain itu, batu kali bekas dari bongkaran bangunan saluran diduga masih digunakan untuk pembangunan rehab saluran air terus pungsi anggaran BBWS tersebut untuk apa,,,?? dan yang lebih aneh nya, Nanti, pada pencairan termin ke dua mau dilakukan pelebaran jalan serta pengarugan pakai tanah merah, itu kan jelas tidak manfaat, kalau pemusim hujan tahan merah tersebut akan terbawa arus air, kenapa tidak dilakukan mengambilan lumpur tanah atau saluran air dangkal dengan alat berat lebih efisien, jelas lebih manfaat, tanah nya bisa dibuat jalan atau pelebaran jalan, pembangunan saluran air skala prioritas dari titik Nol Boblang”, ujar Endang Amd.

(Suci)

Berita Terkait

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:44

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:59

Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Berita Terbaru