SOMASI TERBUKA FMSB: KEPALA DISKOMINFO JABAR DIMINTA KLARIFIKASI DAN MINTA MAAF SECARA TERBUKA

- Penulis

Minggu, 1 November 2026 - 11:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FMSB, Iqbal Maulana

Ketua FMSB, Iqbal Maulana

SUBANG | Lintaskarawang.com — Forum Masyarakat Subang Bersatu (FMSB) melayangkan somasi terbuka kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, menyusul pernyataannya dalam pemberitaan Bisnis Indonesia tertanggal 31 Oktober 2026.

Ketua FMSB, Iqbal Maulana, menilai pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik karena dinilai tidak mencerminkan sikap maupun keterangan resmi organisasi yang selama ini memperjuangkan aspirasi masyarakat Subang.

Dalam pemberitaan tersebut, Adi Komar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Ketenagakerjaan, bersama organisasi masyarakat yang sebelumnya hadir ke BYD, telah melakukan pertemuan dan menyampaikan sejumlah aspirasi terkait proses penerimaan tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, FMSB secara tegas membantah bahwa pernyataan tersebut mewakili Forum Masyarakat Subang Bersatu.

https://vt.tiktok.com/ZSgwgx593/

Iqbal Maulana menegaskan, pihaknya tidak pernah memberikan keterangan ataupun konfirmasi yang membenarkan narasi bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan tersebut.

“Kami menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan berpotensi menyesatkan opini publik. Jangan sampai seolah-olah persoalan yang kami perjuangkan sudah selesai hanya karena ada narasi bahwa pertemuan telah dilakukan,” tegas Iqbal.

Ia mempertanyakan siapa pihak yang dimaksud dalam pernyataan tersebut, kapan pertemuan berlangsung, serta atas dasar apa informasi tersebut disampaikan kepada media.

” Kami meminta kejelasan, siapa yang dimaksud, kapan pertemuan itu berlangsung, dan atas dasar apa pernyataan tersebut disampaikan,” lanjutnya.

FMSB Minta Klarifikasi dan Pelurusan Informasi

FMSB menilai pejabat publik harus berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada media, terlebih ketika informasi tersebut berkaitan dengan gerakan masyarakat dan aspirasi publik.

Menurut FMSB, informasi yang tidak terkonfirmasi berpotensi membangun persepsi keliru di tengah masyarakat serta mereduksi substansi perjuangan yang selama ini disuarakan.

Melalui somasi terbuka tersebut, FMSB menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kepala Diskominfo Jawa Barat, Adi Komar, di antaranya:

Baca Juga:  Bupati Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Maslani Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke 113 Muhammadiyah

1. Memberikan klarifikasi secara terbuka atas pernyataan yang dimuat dalam pemberitaan Bisnis Indonesia.

2. Menjelaskan secara transparan pihak-pihak yang dimaksud telah melakukan pertemuan dengan BYD.

3. Menyampaikan permintaan maaf secara terbuka apabila pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan telah menimbulkan kesalahpahaman publik.

4. Melakukan koreksi atau pelurusan informasi agar tidak menimbulkan persepsi bahwa aspirasi FMSB telah selesai ditindaklanjuti.

Iqbal menegaskan, somasi tersebut bukan bentuk upaya mencari panggung atau membangun konflik dengan pihak mana pun. Namun, FMSB tidak ingin nama organisasi maupun perjuangan masyarakat dicatut dalam narasi yang tidak pernah dikonfirmasi secara resmi.

“Kami tidak sedang mencari panggung dan tidak sedang membangun konflik dengan siapa pun. Tetapi kami tidak akan membiarkan nama organisasi dan perjuangan masyarakat dijadikan bagian dari narasi yang tidak pernah kami konfirmasi. Jangan berbicara atas nama masyarakat tanpa memastikan kebenaran faktanya,” tegas Iqbal.

Perjuangan Tenaga Kerja Lokal Belum Selesai

FMSB menegaskan bahwa persoalan prioritas penyerapan tenaga kerja lokal di lingkungan investasi BYD masih menjadi isu yang harus dikawal secara serius.

Menurut FMSB, aspirasi masyarakat tidak boleh dianggap selesai hanya melalui pernyataan pejabat di ruang publik. Diperlukan kejelasan, transparansi, serta tindak lanjut konkret yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Jabatan publik melekat dengan tanggung jawab atas setiap informasi yang disampaikan. Kami menuntut klarifikasi, bukan pembenaran. Kami menunggu permintaan maaf terbuka dan pelurusan informasi kepada masyarakat,” pungkas Iqbal.

Hingga berita ini disusun, pernyataan tersebut masih menjadi sorotan FMSB. Klarifikasi dari Kepala Diskominfo Jawa Barat, Adi Komar, diperlukan untuk memastikan informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Lintaskarawang.com akan terus mengawal perkembangan persoalan ini.

Berita Terkait

Hajat Bumi Balongsari Angkat Tema Guyub, Pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 3 Meriahkan Malam Kebersamaan Warga
HUT ke 67 Pemuda Pancasila di Karawang Diwarnai Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim, 234 SC Sampaikan Apresiasi
PT Jaya Refrigeration Equipment Klarifikasi Isu Loker Midea, Tegaskan Tak Pernah Bekerja Sama dengan AST
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan
Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 04:32

Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29

Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:45

Bupati Aep: Tahun Baru Islam Momentum Mempererat Persatuan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:48

Karawang Bergemuruh, Ribuan Warga Sambut Kirab Mahkota Binokasih hingga Larut Malam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:20

Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:26

Karawang Jadi Tuan Rumah Kirab Budaya Tatar Sunda, Polres Siaga Amankan Jalur dan Antisipasi Macet

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47

Ribuan Warga Padati Pendopo Bojong Tugu, Hajat Bumi Babarit Berlangsung Semarak

Berita Terbaru