Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA | Lintaskarawang.com — Turnamen Soekarno Cup 2026 resmi ditutup di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Senin (24/08/2026). Partai final mempertemukan Banteng Bali melawan Banteng Jawa Barat, yang berlangsung sengit dan disaksikan ribuan kader serta pendukung PDI Perjuangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, Inisiator Soekarno Cup 2026 M. Prananda Prabowo, para Ketua DPD PDI Perjuangan se-Indonesia, serta jajaran pengurus partai lainnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus tuan rumah Soekarno Cup 2026, M.H. Said Abdullah, mengatakan turnamen yang berlangsung sejak 12 Agustus 2026 menjadi ajang mempererat persatuan sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini adalah pertandingan terakhir Bali melawan Jawa Barat. Jagalah persatuan kita, sportivitas, dan fair play agar menjadi contoh bagi perkembangan sepak bola di Indonesia,” ujar Said Abdullah.

Sementara itu, Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menyebut penyelenggaraan tahun ini berlangsung sukses besar. Menurutnya, turnamen menggunakan wasit berlisensi Liga 1 dan didukung teknologi Video Assistant Referee (VAR) sebagai bentuk komitmen menghadirkan kompetisi yang profesional.

“Soekarno Cup bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah bukti bahwa PDI Perjuangan membuka ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda sepak bola nasional sekaligus menyatukan dua provinsi besar dalam semangat persaudaraan,” katanya.

Pada rangkaian penutupan, panitia juga menyerahkan bantuan solidaritas untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp545.000.000. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Yunus H. Takandewa sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat NTT.

Baca Juga:  30 PAC PDI Perjuangan Karawang Bertolak ke Surabaya, Siap Banjiri Final Soekarno Cup 2026 Demi Kemenangan Jawa Barat

Suasana Stadion Gelora Bung Tomo semakin semarak dengan penampilan tari kolosal yang menampilkan kesenian khas Jawa Timur, seperti Reog Ponorogo dan Jaran Kepang, yang memukau belasan ribu penonton.

Di lapangan, pertandingan final berlangsung ketat. Jawa Barat dan Bali bermain imbang 0-0 hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir. Pemenang akhirnya ditentukan melalui drama adu penalti, dan Banteng Jawa Barat sukses keluar sebagai juara dengan kemenangan 5-3.

Salah satu momen paling menyita perhatian dalam closing ceremony adalah pertunjukan visual drone yang menghiasi langit Stadion GBT setelah laga final usai. Atraksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian penutupan Soekarno Cup 2026 dan mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengungkapkan pertunjukan drone itu membuat Megawati Soekarnoputri terharu.

“Ketika selesai drone, saya datang ke Ibu, menyampaikan ke Ibu, Ibu terharu, menangis, dan Ibu mengacungkan dua jempol,” ungkapnya.

Momen tersebut turut disaksikan jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, termasuk Sekretaris DPD, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selaku Ketua Panitia, serta Pulung. Menurut Said Abdullah, respons Megawati menjadi bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Soekarno Cup 2026.

“Dari sisi Ibu, penyelenggaraan kali ini jempolnya dua,” katanya.

Pesta penutupan Soekarno Cup 2026 kemudian ditutup dengan penampilan spesial Once Mekel dan Denny Caknan yang mengguncang panggung Stadion Gelora Bung Tomo, menambah kemeriahan malam penutupan turnamen sepak bola nasional yang menyatukan kader PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia.

Penulis : wahid

Berita Terkait

Ratusan Kapal Iringi Pelarungan Dondang, Ruat Laut Blanakan ke-59 Meriahkan Laut Jawa dan Jadi Simbol Syukur Nelayan Subang
Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Teatrikal “Suara Diponegoro” dan Renungan Malam
Warga Perum Karawang Jaya Gotong Royong Sambut HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat
Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru