Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Enam bulan telah berlalu sejak rumah milik Ibu Sarwi di Dusun Jatiboros RT 15/RW 05, Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, roboh akibat kondisi bangunan yang telah lapuk dan diterpa hujan deras disertai angin kencang pada awal Januari 2026. Hingga Senin (06/07/2026), keluarga tersebut masih tinggal menumpang di rumah kerabat sembari menantikan adanya solusi agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu nyaris menimbulkan korban. Saat rumah roboh, Ibu Sarwi bersama keluarganya berada di dalam rumah. Beruntung, bagian bangunan yang ambruk berada di sisi belakang sehingga seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka.

Selama lebih dari enam bulan, keluarga Ibu Sarwi menjalani kehidupan dengan menumpang di rumah saudara. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga menimbulkan beban psikologis karena mereka belum dapat kembali menjalani kehidupan secara normal di rumah sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan keluarga, hingga saat ini belum ada proses pengajuan bantuan yang dilakukan setelah musibah terjadi. Mereka mengaku keterbatasan informasi serta fokus menyelamatkan diri pascakejadian menjadi alasan belum mengurus permohonan bantuan kepada instansi terkait. Di sisi lain, keluarga berharap adanya pendampingan agar dapat mengakses program bantuan yang memang tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Muhammadiyah Karawang Dorong Penataan Minimarket Demi Lindungi Ekonomi Desa dan Wujudkan Keadilan Sosial

“Saya berharap rumah ini segera mendapat bantuan untuk dibangun kembali agar kami bisa menempatinya lagi. Saya merasa malu terus-menerus harus menumpang tidur di rumah saudara. Mohon bantuannya secepatnya,” ujar Ibu Sarwi kepada Media, Senin (06/07/2026).

Peristiwa yang dialami Ibu Sarwi juga menggambarkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam penanganan pascabencana maupun rumah yang tidak lagi layak huni. Di sisi lain, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan dinas terkait memiliki peran strategis dalam melakukan pendataan, verifikasi, serta memastikan warga yang terdampak memperoleh akses terhadap program bantuan sesuai ketentuan yang berlaku

Program bantuan rumah layak huni maupun bantuan sosial kebencanaan pada dasarnya disiapkan untuk membantu masyarakat yang memenuhi persyaratan administrasi dan hasil verifikasi lapangan. Karena itu, komunikasi yang baik antara warga dan pemerintah menjadi faktor penting agar proses penanganan dapat berjalan lebih efektif.

Hingga berita ini ditulis, keluarga Ibu Sarwi masih berharap ada perhatian dari pihak-pihak terkait agar kondisi rumah mereka dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan adanya langkah bersama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian sosial, diharapkan keluarga Ibu Sarwi dapat segera kembali menempati rumah yang aman, nyaman, dan layak huni, sehingga kehidupan mereka dapat pulih seperti sediakala.(Apih kasur)

Berita Terkait

Gelora Banteng Karawang Menggema Di Sragen, 110 Kader PDI Perjuangan Berangkat ke Surabaya Dukung Jabar di Final Soekarno Cup 2026
30 PAC PDI Perjuangan Karawang Bertolak ke Surabaya, Siap Banjiri Final Soekarno Cup 2026 Demi Kemenangan Jawa Barat
Meski Kondisi Tak Memungkinkan, Natala Sumedha Tetap Turun Reses dan Serap Aspirasi Warga Tanjung Pura
Pipik Taufik Ismail Apresiasi Konfercab II GAMKI Karawang, Dorong Pemuda Beri Dampak Positif bagi Masyarakat
RPP PAC Pemuda Pancasila Telukjambe Timur Berjalan Sukses, Riki Enyang Terpilih sebagai ketua
BPD Karyasari Rampung Digelar, Kades Asur Pudian Puji Demokrasi Berjalan Aman dan Tertib
Rifka Maulida Nomor Urut 2 Menang Pemilihan BPD Desa Karyasari Keterwakilan Perempuan, Raih 25 Suara
Reses H. Karsim di Kalangsurya: Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur Jadi Sorotan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:42

Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:46

Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:05

Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:43

Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:29

Leni Marlina Nomor 3 Raih Suara Terbanyak, Terpilih sebagai Perwakilan Perempuan BPD Desa Gombongsari

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:40

Iid Abdul Muid Terpilih Secara Aklamasi sebagai BPD Keterwakilan Dusun Desa Sampalan Periode 2026–2034

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:08

Karawang Selayang Pandang: Titi Mangsa Lahirnya NKRI dan Ambisi Menjadi Jantung Peradaban Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:41

Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Perumahan Karawang Jaya Gelar Lomba Mancing

Berita Terbaru