Anggota DPRD Karawang Tegaskan Aksi Mahasiswa Bagian dari Hak Konstitusional, Aspirasi Siap Ditindaklanjuti

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Dede Anwar anggota DPRD Karawang menemui aksi unjuk rasa mahasiswa di Pemda Karawang

Keterangan Foto: Dede Anwar anggota DPRD Karawang menemui aksi unjuk rasa mahasiswa di Pemda Karawang

Karawang | LintasKarawang.com — Aksi mahasiswa yang berlangsung di halaman Gedung DPRD Karawang dalam momentum Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional mendapat respons langsung dari legislatif, anggota DPRD Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, Dede Anwar, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara yang wajib dihormati dan ditindaklanjuti oleh negara, pada Sabtu (02/05/26).

Di tengah aksi yang berlangsung hingga malam hari, para mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan terkait isu perlindungan buruh, kualitas pendidikan, hingga pengawasan terhadap kebijakan publik di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Dede Anwar menilai kehadiran mahasiswa di ruang publik bukan sekadar aksi demonstrasi, melainkan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga jalannya demokrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyampaian aspirasi ini adalah bagian dari hak konstitusional yang dijamin Pasal 28E ayat (3) UUD 1945, sebagai lembaga legislatif, kami memiliki kewajiban yuridis untuk menerima dan menindaklanjuti setiap suara masyarakat sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014,” ujarnya di halaman Gedung DPRD Karawang.

Menurutnya, demokrasi tidak berhenti pada proses pemilihan umum semata, tetapi juga hidup melalui keberanian masyarakat dalam menyampaikan kritik, masukan, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Ia menegaskan, DPRD Karawang memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjaga keseimbangan antara aspirasi publik, stabilitas pemerintahan daerah, serta kepastian hukum.

Terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa, Dede mengungkapkan ada tiga langkah konkret yang akan dilakukan DPRD Karawang.

Baca Juga:  Puluhan Pimpinan Redaksi Deklarasikan APRI, Tegaskan Komitmen untuk Kebebasan Pers

Langkah pertama, DPRD akan melakukan pengawasan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan tuntutan mahasiswa melalui koordinasi dan pemanggilan instansi terkait.

“DPRD tidak boleh berhenti di ruang audiensi, setiap aspirasi harus ditelusuri akar persoalannya, diklarifikasi kepada OPD terkait, lalu dibawa ke pembahasan yang lebih konkret,” tegasnya.

Langkah kedua, aspirasi yang berkaitan dengan kesejahteraan buruh dan peningkatan kualitas pendidikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses legislasi maupun penganggaran daerah.

Menurutnya, keberpihakan kepada masyarakat harus tercermin dalam kebijakan dan alokasi anggaran yang nyata.

“Kalau aspirasi rakyat hanya berhenti di forum dialog, itu namanya seremoni, tapi kalau masuk dalam kebijakan anggaran, itu baru keberpihakan yang nyata,” katanya.

Sementara langkah ketiga, DPRD Karawang berkomitmen membuka ruang dialog berkelanjutan dengan kalangan mahasiswa agar setiap aspirasi dapat terus dikawal hingga masuk dalam proses kebijakan.

“Kami ingin mahasiswa tetap menjadi mitra kritis, DPRD butuh suara pengingat agar fungsi pengawasan berjalan sehat dan tetap berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

Aksi yang berlangsung hingga malam itu menjadi potret dialog antara gerakan mahasiswa dan lembaga legislatif di Karawang, di tengah tuntutan perubahan, pertemuan antara suara kritis mahasiswa dan komitmen wakil rakyat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi yang partisipatif dan bertanggung jawab.

Penulis: Fitri

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN
FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:17

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru