Lintaskarawang.com – Kabupaten Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional. Hal tersebut mengemuka dalam siaran langsung CNN Indonesia Newsroom bertajuk “Swasembada Pangan: Karawang Lumbung Pangan Nasional” yang tayang pada Selasa, 13 Januari 2026.
Dalam program yang dipandu anchor Hernof Al Basyir tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE hadir sebagai narasumber utama. Ia memaparkan berbagai capaian, tantangan, serta strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga eksistensi daerahnya sebagai sentra produksi padi dan gabah nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, Kementerian Pertanian menunjuk Kabupaten Karawang untuk melaksanakan panen raya, dan Presiden hadir langsung di Cilebar. Daerah ini memang salah satu sentral gabah di Indonesia,” ujar Bupati Aep dalam siaran tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa capaian produksi gabah Kabupaten Karawang pada tahun 2025 berhasil melampaui target nasional. Dari target produksi sebesar 1,4 juta ton gabah kering panen, realisasi produksi mencapai 1.400.100 ton atau mengalami surplus.
“Target 2025 itu 1,4 juta ton, dan alhamdulillah kami mencapainya bahkan lebih. Ini menunjukkan bahwa Karawang masih sangat kuat sebagai sentra produksi pangan,” jelasnya.
Memasuki tahun 2026, Kementerian Pertanian kembali memberikan target peningkatan produksi kepada Kabupaten Karawang. Pemerintah daerah pun menyatakan optimisme tinggi dalam memenuhi target tersebut melalui berbagai upaya strategis, mulai dari peningkatan produktivitas lahan, perbaikan kualitas gabah, hingga penguatan peran petani dan kelompok tani.
“Secara kualitas, beras dan gabah Karawang sangat baik. Tinggal bagaimana produktivitasnya terus kita tingkatkan,” pungkas Bupati Aep.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Karawang diharapkan terus berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memperkuat perannya sebagai lumbung pangan Indonesia.
(Wahid)













Tinggalkan Balasan