Dugaan Pemaksaan Pembelian LKS di SDN Karawang Disorot, Aktivis Pendidikan Desak Disdikpora Agar Mengevaluasi

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 16:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Victor Edison S.H, Ketua Umum Gerakan Taruna Indonesia

Keterangan Poto: Victor Edison S.H, Ketua Umum Gerakan Taruna Indonesia

Karawang, Lintaskarawang.com – Praktik dugaan pemaksaan pembelian buku paket atau Lembar Kerja Siswa (LKS) di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Karawang kembali menjadi sorotan. Harga LKS yang mencapai ratusan ribu rupiah dinilai membebani orang tua siswa, meski sekolah telah menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Ketua Gerakan Taruna (Getar) Indonesia, Victor Edison, mengungkapkan keprihatinannya atas temuan ini. Menurutnya, dana BOS seharusnya digunakan untuk membiayai kebutuhan belajar siswa, termasuk penyediaan buku pelajaran.

“Ini sangat disayangkan. Kalau masih ada anak usia wajib belajar dibebankan membeli buku LKS yang nilainya mencapai ratusan ribu rupiah, lalu untuk apa saja dana BOS digunakan?” Ucap Victor dengan nada prihatin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Victor menyebut adanya laporan dari orang tua siswa SDN Nagasari 6 Karawang yang mengaku diarahkan untuk membeli buku LKS di toko tertentu yang ditunjuk pihak sekolah. Ia menilai praktik ini mencederai semangat transparansi dan keadilan dalam pendidikan.

Menanggapi laporan tersebut, Victor menyatakan akan segera melaporkan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang kepada Bupati Aep Syaefuloh dan DPRD Kabupaten Karawang. Ia menyayangkan masih adanya oknum sekolah yang tidak mengindahkan kebijakan Bupati Karawang.

Bupati Aep Syaefuloh sebelumnya telah mengeluarkan Instruksi Bupati Karawang Nomor: 100.3.4.2/322/Inspt/2025, yang secara tegas melarang pungutan dalam bentuk apa pun di satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah. Instruksi ini meliputi larangan jual beli atau pengarahan pembelian LKS, buku pelajaran, bahan ajar, dan seragam sekolah.

Baca Juga:  Naas ! Seorang Pemborong Diduga Tertipu, Oleh Konsultan Kontruksi di Disdikpora Karawang, Siapakah Dia?

“Dengan munculnya kasus pungli dan jual beli LKS di sekolah, ini bukti nyata bahwa program Bupati tidak diindahkan oleh satuan pendidikan di lingkungan Disdikpora Kabupaten Karawang,” ujar Victor, saat diwawancarai wartawan, kamis (17/07/25).

Ia pun mendesak Kepala Disdikpora Karawang, H. Wawan Setiawan, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekolah-sekolah yang masih mempraktikkan kebijakan sepihak tersebut.

Menurut Victor, praktik seperti ini telah menjadi persoalan tahunan yang kerap terjadi setiap awal tahun ajaran baru. Ia menekankan bahwa Disdikpora sebagai pengawas harus bertanggung jawab penuh dan segera menghentikan praktik jual beli buku yang diarahkan ke toko-toko tertentu.

“Persoalan ini harus segera diatasi. Karena setiap tahun, di awal tahun pelajaran baru, kejadian seperti ini selalu terjadi di Karawang,” tegasnya.

Victor berharap kasus ini bisa menjadi momentum perbaikan sistem pendidikan dasar di Karawang agar lebih berpihak kepada siswa dan orang tua, serta sejalan dengan visi Karawang Maju yang diusung oleh pemerintah daerah.

Penulis: Aan

Berita Terkait

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman
Wali Murid Menjerit, Praktisi Hukum Geram Soroti Dugaan Pungli di SDN 1 Karawang Wetan
Semarak Hari Kartini, Siswa SD Waringinjaya 03 Bekasi Gelar Karnaval Busana Tradisional
Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!
Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk
Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi
Berita ini 69 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Jumat, 24 April 2026 - 13:47

Normalisasi Kaliapur di Batujaya Mulai Disosialisasikan, 117 Bangunan Liar Jadi Target Penertiban

Jumat, 24 April 2026 - 08:36

Bupati Karawang Lepas 443 Jemaah Haji Kloter JKS 04, Pastikan Sehat dan Siap Berangkat

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 15:31

Resmi Dibuka! Program HAKI Gratis untuk UMKM Karawang, Ini Cara Daftarnya

Selasa, 21 April 2026 - 13:32

Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan

Selasa, 21 April 2026 - 09:53

Akhirnya Terwujud! Gapura Impian Warga Rangdumulya Resmi Dibangun

Berita Terbaru