Ketua Distrik GMBI Karawang Soroti Pernyataan KIM: Jangan Jadikan Ormas dan LSM Kambing Hitam Investasi

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ketua Distrik GMBI Karawang, H. Asep Mulyana.

Foto Ketua Distrik GMBI Karawang, H. Asep Mulyana.

Karawang | Lintaskarawang.com — Pernyataan pengelola Kawasan Industri Mitra (KIM) Kabupaten Karawang yang mengaitkan tingginya permintaan audiensi organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan persoalan keamanan serta potensi terganggunya investasi mendapat sorotan keras dari Ketua Distrik GMBI Karawang, H. Asep Mulyana.

Asep menilai, narasi yang menggeneralisasi aktivitas ormas dan LSM sebagai faktor penghambat investasi merupakan pernyataan yang harus diklarifikasi secara terbuka. Menurutnya, keberadaan ormas dan LSM merupakan bagian dari elemen masyarakat yang memiliki fungsi kontrol sosial.

“Jangan sampai karena ada persoalan dengan oknum tertentu, kemudian semua ormas dan LSM seolah-olah ditempatkan sebagai ancaman bagi investasi. Itu cara pandang yang keliru dan berpotensi menimbulkan stigma,” tegas Asep Mulyana, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, permintaan audiensi tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai bentuk tekanan maupun gangguan keamanan. Audiensi justru merupakan salah satu ruang untuk menyampaikan aspirasi, mempertanyakan kebijakan perusahaan, sekaligus mencari solusi terhadap persoalan yang berkembang di lingkungan kawasan industri.

“Kalau ada ormas atau LSM yang datang meminta audiensi, jangan langsung dicurigai. Dengarkan dulu apa yang mereka sampaikan. Kalau memang ada yang melanggar hukum, silakan proses sesuai aturan. Jangan semua disapu rata,” ujarnya.

Menurut Asep, perusahaan yang beroperasi di tengah masyarakat harus siap menerima kritik dan pertanyaan publik, khususnya terkait isu ketenagakerjaan, lingkungan, pengelolaan limbah, pemberdayaan masyarakat, CSR maupun hubungan sosial dengan warga sekitar.

“Investasi memang penting bagi Karawang. Tetapi investasi bukan berarti perusahaan kemudian bebas dari kontrol masyarakat. Ada kewajiban sosial dan lingkungan yang juga harus diperhatikan,” katanya.

Baca Juga:  Program Beasiswa Kominfo: Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Bidang Komunikasi dan Informatika

Asep bahkan meminta KIM tidak menggunakan isu keamanan dan investasi sebagai alasan untuk membatasi ruang komunikasi dengan organisasi masyarakat.

“Jangan menjadikan investasi sebagai tameng untuk menghindari kritik. Kalau perusahaan sudah menjalankan semuanya dengan baik dan sesuai aturan, seharusnya tidak perlu alergi terhadap audiensi maupun kritik dari masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta pengelola KIM memberikan penjelasan secara spesifik apabila memang terdapat organisasi atau individu yang dinilai mengganggu keamanan kawasan maupun melakukan tindakan melanggar hukum.

“Kalau memang ada pihak yang mengganggu, sebutkan siapa dan apa bentuk pelanggarannya. Jangan membuat pernyataan secara umum yang akhirnya menimbulkan kesan bahwa ormas dan LSM adalah penghambat investasi. Itu tidak fair,” kata Asep.

Ketua Distrik GMBI Karawang tersebut menegaskan bahwa pihaknya mendukung investasi yang sehat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, dukungan terhadap investasi harus berjalan beriringan dengan transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, serta penghormatan terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

“GMBI tidak anti-investasi. Justru kami mendukung investasi yang sehat, taat aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Karawang. Tetapi kalau ada persoalan, jangan masyarakat yang dikorbankan dan jangan pula suara kontrol sosial dianggap sebagai ancaman,” pungkasnya.

Asep berharap KIM dapat membuka ruang komunikasi yang lebih konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat sehingga persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi konflik antara kawasan industri dengan organisasi kemasyarakatan maupun warga.

“Bangun komunikasi, bukan membangun stigma. Kalau ada persoalan, duduk bersama dan selesaikan secara terbuka. Jangan sampai pernyataan yang tidak tepat justru memperlebar jarak antara kawasan industri dengan masyarakat Karawang,” tandasnya.

(LK)

Berita Terkait

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi
Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi
KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab
Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal
BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru