Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi : Menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Salat Istisqa secara berjamaah di Plaza Pemda Karawang, Jumat (02/10/2026) pagi.

Dokumentasi : Menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Salat Istisqa secara berjamaah di Plaza Pemda Karawang, Jumat (02/10/2026) pagi.

Karawang | Lintaskarawang.com – Menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Salat Istisqa secara berjamaah di Plaza Pemda Karawang, Jumat (02/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Salat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar pemerintah sekaligus doa bersama agar Allah SWT menurunkan hujan di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar pemerintah dalam menghadapi kondisi kemarau panjang yang saat ini dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya hari ini kami Pemerintah Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan Salat Istisqa berjamaah, bersama-sama, karena keadaan hampir seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Karawang, kita lihat kemarau panjang,” ujar Aep.

Selain ikhtiar melalui doa, Pemkab Karawang juga terus melakukan langkah penanganan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Salah satunya melalui pendistribusian pasokan air bersih secara intensif melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Aep, penanganan dampak kemarau juga dilakukan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), guna memastikan kebutuhan air masyarakat dapat terus ditangani.

Baca Juga:  Meski Kondisi Tak Memungkinkan, Natala Sumedha Tetap Turun Reses dan Serap Aspirasi Warga Tanjung Pura

Bupati Aep juga menyoroti pentingnya ketersediaan air untuk menjaga ketahanan pangan. Pasalnya, Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah lumbung padi dengan hamparan lahan persawahan yang luas dan membutuhkan pasokan air yang memadai.

“Hari ini kita meminta kepada Allah SWT dengan hati yang tulus dan ketuntasan kita melaksanakan Salat Istisqa, memohon kepada Allah SWT semoga senantiasa Karawang diberikan keberkahan, diturunkan hujan. Sebagaimana kita ketahui Kabupaten Karawang ini memiliki lahan sawah yang sangat luas dan ini sangat dibutuhkan oleh para petani,” katanya.

Aep menegaskan, pemerintah akan terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kemarau, termasuk memastikan distribusi air bersih serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kondisi tersebut.

Di akhir sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas partisipasi dan dukungan dalam menjaga keberlangsungan pembangunan serta jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Karawang.

(Wahid)

Berita Terkait

Proyek Sanitasi Ratusan Juta di Pajaten Jadi Sorotan, 23 Unit Dibangun, Papan Informasi Diduga Belum Terpasang
210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan
Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya
DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034
Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab
Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:52

KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan

Berita Terbaru