Karawang, Lintaskarawang.com – Puluhan warga Desa Kedungjeruk, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, mendatangi kantor desa untuk melakukan audiensi dengan pemerintah desa, Kamis (02/04/2026).
Kedatangan warga tersebut bertujuan untuk meminta kejelasan terkait pengelolaan Dana Desa yang dinilai tidak transparan sejak tahun 2021 hingga 2025.
Audiensi yang berlangsung di Kantor Desa Kedungjeruk itu turut dihadiri unsur kecamatan, aparat keamanan, serta perangkat desa. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan anggaran desa, termasuk Dana Desa dan Bantuan Provinsi (Banprov).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga juga menyoroti program ketahanan pangan tahun 2025 yang dikelola melalui BUMDes. Mereka menilai hingga saat ini manfaat dari program tersebut belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Tokoh masyarakat Dusun Krajan, Atin Sutisna, menegaskan bahwa persoalan utama yang dikeluhkan warga adalah minimnya transparansi pemerintah desa dalam pengelolaan anggaran.
“Kami meminta keterbukaan terkait penggunaan anggaran desa agar masyarakat memahami secara jelas,” ujar Atin dalam audiensi.
Ia juga mempertanyakan hasil dari program ketahanan pangan yang dikelola BUMDes. “Kami ingin tahu hasil program ketahanan pangan tersebut,” tambahnya.
Selain itu, Atin menyinggung struktur pengurus BUMDes yang dinilai tidak sehat. Ketua BUMDes disebut dijabat oleh Jamal yang merupakan anak kepala desa, sementara posisi bendahara juga dipersoalkan oleh warga.
(Apihkasur)










