Bupati Karawang Aep Syaepuloh Turun Tangan Atasi Banjir di Batujaya, 535 Bangunan Liar Dibongkar

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 18:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com –Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengambil langkah cepat dalam menangani permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Batujaya. Dalam kunjungannya ke lokasi, Bupati Aep menyatakan komitmennya untuk langsung membereskan persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait saluran irigasi yang tersumbat.

Sebagian warga ada yang rumahnya selalu kebanjiran karena saluran air yang tersumbat. Kita harus melakukan normalisasi sepanjang 12 kilometer agar saluran irigasi maksimal menampung debit air,” ungkap Aep Syaepuloh di sela-sela peninjauan lapangan.

Guna mempercepat proses pengerukan, Bupati Aep mengerahkan dua alat berat (beko) milik pribadi untuk membantu operasional di lapangan. Langkah ini dilakukan agar proses normalisasi saluran air dapat selesai lebih cepat dan mengurangi risiko banjir yang terus berulang.

Tak hanya itu, Pemkab Karawang juga akan melakukan penertiban terhadap 535 bangunan liar yang berdiri di sepanjang aliran sungai di Batujaya. Bangunan-bangunan tersebut dinilai menghambat aliran air dan menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan.

Bangunan liar sebanyak 535 unit akan segera kami bongkar untuk dirapihkan. Agar aliran sungai berjalan dengan lancar,” tegasnya.

Bupati Aep berharap, dengan langkah-langkah konkret yang diambil, masyarakat Batujaya tidak lagi mengalami banjir di masa mendatang.

Bismillah, mudah-mudahan tidak kebanjiran lagi,” pungkasnya.

Langkah cepat ini menuai apresiasi dari warga yang selama ini terdampak banjir. Mereka berharap normalisasi dan penataan sungai benar-benar menjadi solusi jangka panjang bagi wilayah mereka. (Ripai)

Berita Terkait

Novia Nurfitriani Nomor Urut 2, Bawa Suara Perempuan dalam Pemilihan BPD Rengasdengklok Selatan
Kongres II GMPI Digelar, Momentum Konsolidasi dan Transformasi Organisasi Menuju Lima Tahun Berikutnya
Warga Pamahan Dukung Gunawan Maju Pilkades Sumberurip, Berharap Pertanian, Pendidikan hingga Air Bersih Jadi Prioritas
Mencalonkan Diri sebagai Balon Kepala Desa Sumbereja, H. Rahmat Ingin Mengabdi dan Membangun Desa Bersama Masyarakat
Gotong Royong Bangun Saluran Air dan Turap, Asep Supriadi Turun Langsung Bersama Warga Kampung Bleker
Karang Taruna Karawang Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tegalwaru
Berkas Diterima Sebelum Penutupan, Mengaku Serahkan Rp1 Juta kepada Lurah, Sri Maryani Malah Digugurkan dari Bakal Calon BPD Waluya
Dapat Nomor Urut 2, Diding Haryono Usung Program “ASIAP” dan Pendekatan Humanis di BPD Kutanegara
Berita ini 19 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru