Karawang, Lintaskarawang.com – Kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional (OTRAD) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang resmi ditutup. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 3 dan 4 Juni 2025, dan bertempat di Lapangan Bola Ariya Putra, Poponcol, Karawang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Karawang. Lima cabang olahraga tradisional dipertandingkan, antara lain Egrang, Sumpitan, Terompah, Dagongan, dan Hadang. Para siswa tampak antusias mengikuti ajang ini sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa.
Pembukaan kegiatan diwakili oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Heri, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Dalam sambutannya, Heri menyatakan bahwa kegiatan ini berlangsung lancar dan penuh semangat dari seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya menjaring bibit unggul dari cabang olahraga tradisional untuk terus mengharumkan nama Karawang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alhamdulillah, kegiatan tahun ini berjalan lancar. Kita berharap tahun depan bisa mempertahankan semangat dan prestasi. Tahun lalu Karawang berhasil menjadi juara umum tingkat provinsi, dan ke depan kita targetkan tetap bertahan di posisi itu,” ujar Heri dalam sambutannya.
Adapun perolehan juara dari tingkat SD di beberapa cabang antara lain
Egrang : Rawamerta, Rengasdengklok, Karawang Barat
Sumpitan : Kotabaru, Cikampek, Rengasdengklok
Terompah : Rawamerta, Rengasdengklok, Lemahabang
Dagongan: Tirtajaya, Kotabaru, Rawamerta
Hadang: Pedes, Tirtajaya, Cilamaya Kulon
Sementara untuk tingkat SMP, para juara terdiri dari:
Terompah : SMP Pasundan, SMPN 1 Purwasari, SMPN 2 Majalaya
Dagongan : SMPN 2 Ciampel, SMP Al Muslih, SMPN 2 Majalaya
Egrang : SMP Pasundan, SMP Al Muslih, SMPN 2 Majalaya
Sumpitan : SMPN 2 Lemahabang, SMPN 2 Majalaya, SMPN 2 Ciampel
Hadang : SMP Pasundan, SMPN 1 Lemahabang, SMPN 2 Cilamaya Kulon
Disdikpora menyampaikan bahwa sekolah yang belum meraih prestasi diharapkan tidak berkecil hati dan tetap semangat untuk berlatih serta mempersiapkan diri di tahun berikutnya. Ajang ini tidak hanya sebagai kompetisi, namun juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antar sekolah di Karawang.
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan Disdikpora Karawang untuk mendorong pelestarian olahraga tradisional sekaligus membangun semangat sportivitas siswa sejak dini. Dengan terus melibatkan sekolah-sekolah SD dan SMP, diharapkan akan lahir atlet-atlet tradisional yang dapat mengharumkan nama Karawang di tingkat provinsi maupun nasional.
Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi. Dukungan dan partisipasi aktif dari sekolah-sekolah akan menjadi modal penting dalam menjaga eksistensi olahraga tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Kontributor: Dadan












