Karawang, Lintaskarawang.com – Warung Cobek Ibu Acih yang terletak di Dusun Bojongkarya 2, Rengasdengklok Selatan, kini semakin ramai pengunjung. Dengan menu andalan berupa cobek ikan dan cobek jengkol yang menggugah selera, warung ini berhasil menarik banyak pelanggan tetap dari berbagai kalangan. Keunikan cita rasa serta harga yang sangat terjangkau membuat warung ini menjadi pilihan favorit masyarakat sekitar.
Warung sederhana yang awalnya hanya bermodal meja, kini telah memiliki bangunan sendiri, meski masih berbentuk gubuk sederhana. Hal ini tidak mengurangi minat pengunjung untuk datang dan menikmati hidangan di sana. Mayoritas pengunjungnya adalah pegawai desa, kecamatan, dan sekolah-sekolah di lingkungan sekitar. Namun, tidak jarang pula pengunjung datang dari luar desa, yang mendapat informasi dari teman-teman mereka.
Salah satu daya tarik utama dari Warung Cobek Ibu Acih adalah harga yang ekonomis. “Pokoknya terjangkau oleh masyarakat kecil, harga maksimal hanya Rp15.000, bahkan rata-rata hanya sekitar Rp10.000,” ujar Ibu Acih, pemilik warung. Dengan harga yang murah, masyarakat dari berbagai lapisan bisa menikmati makanan lezat ini tanpa khawatir akan menguras kantong. Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya dikenal karena harganya yang murah, namun cita rasa cobek di sini juga menjadi daya tarik tersendiri. Cobek ikan dan jengkol yang disajikan memiliki bumbu yang khas, yang selalu membuat pelanggan ingin kembali. Bahkan beberapa pelanggan mengakui bahwa cobek di Warung Ibu Acih memiliki rasa yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Saju Tajudin, Wakil Kepala Dusun Bojongkarya 2, mengonfirmasi bahwa Warung Cobek Ibu Acih memang menjadi salah satu tempat kuliner favorit di wilayahnya. “Setiap hari banyak pengunjung, terutama saat jam makan siang,” katanya. Saju juga memberikan perhatian khusus terkait parkir kendaraan pengunjung yang perlu dijaga dengan baik.
Ia menekankan bahwa meskipun warung ini berada di tempat yang ramai, pengunjung harus selalu berhati-hati dalam memarkir kendaraan mereka. “Namanya juga tempat umum, kita harus waspada, jangan sampai lepas dari pantauan,” ujar Saju, mengingatkan pengunjung untuk tetap memperhatikan keamanan.
Ketenaran Warung Cobek Ibu Acih tidak lepas dari pelayanan yang ramah dan suasana yang nyaman, meski hanya berupa gubuk sederhana. Para pengunjung pun merasa betah berlama-lama menikmati makanan di sana, sambil bercengkrama dengan pemilik warung yang selalu menyapa hangat setiap tamunya.
Dengan perkembangan yang pesat ini, Warung Cobek Ibu Acih diperkirakan akan terus menjadi tujuan kuliner favorit bagi masyarakat Rengasdengklok dan sekitarnya. (D’Kasur)













Tinggalkan Balasan