GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 10:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Kelompok Gerakan Masyarakat Karawang (GMMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Senin (13/07/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tiga tuntutan utama yang dinilai penting untuk mendorong transparansi pemerintahan dan memperkuat akuntabilitas pejabat publik di Kabupaten Karawang.

Koordinator Lapangan Aksi, Danton, didampingi Ivan Vitoy dan Wardi, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai masih menyisakan persoalan transparansi birokrasi dan pelayanan publik.

“Kami membawa tiga tuntutan yang menurut kami menjadi kepentingan masyarakat Karawang, Ini adalah bentuk kontrol sosial agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih transparan dan bersih,” ujar Danton dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun tiga tuntutan yang disampaikan GMMK meliputi:

1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang membuka transparansi anggaran secara menyeluruh dan akuntabel, khususnya pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang.

2. Merninta Bupati Karawang mencopot Kepala Dinas Perhubungan, Muhana, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asip Suhendar, karena dinilai gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga:  Kritik Pedas GMPI: Mr. KiM Sebut Langkah Asep Juhri Tak Etis, Pinta Penertiban Baliho Calon Bupati Petahana Penuh Kepentingan Politis

3. Menuntut pelaksanaan tes urine narkoba secara massal terhadap seluruh kepala dinas serta pimpinan DPRD Kabupaten Karawang. Hasil pemeriksaan diminta diumumkan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan kebersihan moral aparatur pemerintahan.

Dalam orasinya, massa aksi juga membentangkan poster bertuliskan “Tes Urine Narkoba Seluruh Pejabat dan Pimpinan DPRD Karawang” sebagai simbol tuntutan agar seluruh pejabat publik bersedia menjalani pemeriksaan secara terbuka demi meningkatkan kepercayaan masyarakat.

GMMK menegaskan aksi tidak akan berhenti dalam satu kali penyampaian aspirasi. Mereka menyatakan akan terus melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Karawang.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. GMMK juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, menyampaikan aspirasi secara damai, serta menjaga kondusivitas wilayah selama kegiatan berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karawang maupun DPRD Kabupaten Karawang terkait tuntutan yang disampaikan oleh GMMK.(Wahid)

Berita Terkait

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya
Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.
Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan
SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM
Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru