ICCN Periode 2025–2028 Dimulai, Fiki satari: pimpin Karawang Mantapkan Langkah Ekosistem Kreatif

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 01:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintaskarawang.com Terpilihnya kembali Fiki Satari sebagai Ketua Umum Indonesia Creative City Network (ICCN) periode 2025–2028 dalam Kongres Nasional di Malang, 8 November 2025, menjadi kabar baik bagi seluruh ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Sosok Fiki yang dikenal visioner dan konsisten memperjuangkan prinsip kolaborasi lintas sektor, kembali dipercaya untuk memimpin gerakan kota dan kabupaten kreatif di seluruh nusantara.

Kepemimpinan Fiki Satari selama ini telah memberi arah bagi gerakan ekonomi kreatif di banyak daerah. Melalui semangat Catha Ekadasa—sebelas jurus yang menjadi prinsip pengembangan kota kreatif Indonesia—ICCN tidak hanya menjadi jaringan komunikasi, tetapi juga wadah gerak nyata bagi komunitas, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah dalam membangun masa depan kota yang berdaya, berbudaya, dan berkelanjutan.

Di tengah semangat nasional itu, Asep R. Sundapura, Ketua Yayasan Ekonomi Kreatif Karawang, menyampaikan pandangannya. Menurutnya, terpilihnya kembali Fiki Satari adalah momen penting bagi Karawang untuk meneguhkan kembali arah pengembangan kotanya sebagai bagian dari jaringan kota kreatif Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kang Fiki bukan hanya pemimpin organisasi, tetapi juga inspirator bagi banyak penggerak ekosistem kreatif di daerah. Terpilihnya beliau menjadi energi baru bagi kita di Karawang untuk memperkuat kolaborasi dan memperjelas arah gerak ekonomi kreatif daerah. Semangat Catha Ekadasa yang diusung ICCN sejalan dengan visi kami: membangun kota yang tumbuh dari nilai lokal, dikelola dengan inovasi, dan bergerak dengan kolaborasi mengingat Forum Ekraf Karawang adalah jejaring resmi dari ICCN.” ungkap Asep.

Ia menambahkan, bahwa selama beberapa tahun terakhir, Karawang telah menunjukkan potensi besar di bidang ekonomi kreatif. Dari subsektor kriya, kuliner, hingga seni pertunjukan, banyak pelaku muda yang mulai berani berinovasi dan membangun usaha berbasis budaya lokal. Namun, semua potensi ini perlu wadah dan arah yang jelas agar bisa tumbuh berkelanjutan.

Baca Juga:  Momentum Penghormatan, H. Karsim dan Fraksi PDI Perjuangan Tabur Bunga di Rawagede

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk membangun kembali kepercayaan dan ekosistem. Kita perlu memperkuat peran komunitas kreatif, menghadirkan ruang-ruang kolaborasi, dan menyatukan langkah dengan pemerintah daerah agar kebijakan, program, dan gerakan masyarakat berjalan seirama,” lanjutnya.

Bagi Asep, prinsip Catha Ekadasa bukan sekadar teori. Ia merupakan nilai-nilai yang bisa diterjemahkan langsung di Karawang — mulai dari menghidupkan kembali ruang publik sebagai tempat ekspresi kreatif, mendukung industri lokal agar naik kelas, hingga menciptakan jembatan antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan komunitas kreatif.

“Kota kreatif bukan tentang gedung megah atau event besar semata, tapi tentang cara kita menumbuhkan ekosistem yang hidup — yang mampu membuat warganya bangga dengan identitas lokal dan percaya diri menghadapi masa depan,” tutur Asep.

Yayasan Ekonomi Kreatif Karawang, lanjut Asep, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan ICCN dan semua pihak yang memiliki semangat serupa. Melalui jejaring nasional yang dipimpin oleh Fiki Satari, Asep berharap Karawang dapat mengakses lebih banyak pengetahuan, kemitraan, dan inspirasi dari kota-kota lain di Indonesia yang lebih dulu berhasil membangun ekosistem kreatifnya.

“Ini saatnya kita mengembalikan semangat kolaborasi dan memperluas cakrawala. Dengan bimbingan dan jaringan ICCN, saya yakin Karawang dapat tumbuh menjadi kota yang kreatif sekaligus berkarakter, sesuai jati diri dan potensi yang kita miliki,” pungkas Asep.

(Wahid)

Berita Terkait

Prabowo–Putin Bahas Kerja Sama Strategis, Indonesia Perkuat Posisi Global
Indonesia Dan Rusia Sepakat Perluas Kerja Sama, Fokus Energi dan Industri
Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia
Rookie Fight Karawang Digelar Meriah, 80 Atlet Ramaikan Ajang Pembinaan Muay Thai
Memperingati Hari Pahlawan, Anggota DPRD Jabar Pipik Taufik Ismail Gelar Upacara di Monumen Rawagede
Momentum Penghormatan, H. Karsim dan Fraksi PDI Perjuangan Tabur Bunga di Rawagede
Proses Pemulangan TKW Asal Cilamaya Masuki Tahap Akhir, Denda Rp22 Juta Resmi Dilunasi
Peringati HUT Karawang ke-392, Pemkab Gelar Haornas Meriah di Lapangan Karangpawitan
Berita ini 12 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.

Selasa, 8 September 2026 - 06:58

Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang

Selasa, 8 September 2026 - 06:55

Wakil Bupati Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Griya Kosambi Asri, Hadiah Anak untuk Orang Tua Jadi Amal Jariyah

Selasa, 8 September 2026 - 06:37

Bupati Karawang Meriahkan Hari Jadi ke-393 Lewat Fun Run 3,93K dan Gerakan Karawang AMAN

Selasa, 8 September 2026 - 06:35

Bupati Karawang Bahas Percepatan Anggaran dan Persiapan Pilkades Serentak 67 Desa

Senin, 7 September 2026 - 10:50

Proyek Rehabilitasi SDN Sampalan 1 Karawang Disorot, Pekerja Diduga Abaikan APD dan Pengawasan Dipertanyakan

Minggu, 6 September 2026 - 14:27

Semarak Hari Jadi Karawang ke-393, 1.500 Peserta Ramaikan Fun Run 3,93K

Sabtu, 5 September 2026 - 15:22

RESCUE Berdampak & Karang Taruna Desa Situdam Gelar Aksi Bersih Sungai Cilamaya,Dalam Rangka Menyambut Milangkala Karawang ke-393  

Berita Terbaru