Karawang, Lintaskarawang.com – Gema lagu “FBD (Fana Berbalut Doa)” masih terasa hangat di telinga para pendengar. Karya dari Kang Cucu Rajah Kalamangsa Puredalem, musisi asal Karawang yang dikenal lewat lagu-lagunya yang penuh makna lokal seperti Napak Jagad Adipati Singaperbangsa, Taruna Kadaga, Karawang Sabar, Bingung Ku Linglung, Tanjung Pakis, Randa Motekar, Ema, hingga Seusah Na Di Gawe, sukses menyentuh banyak hati.
Namun Kang Cucu tidak ingin terlalu lama berdiam. Ia kini bersiap merilis karya terbaru yang dijamin akan memantik rasa penasaran publik, sebuah lagu dengan judul unik dan relevan dengan kehidupan modern: “Awewe NPD.”
Kali ini, Kang Cucu tak sendiri. Ia berkolaborasi dengan musisi muda Dede, menghadirkan nuansa baru yang lebih segar. Judul lagu ini merupakan perpaduan antara bahasa Sunda “Awewe” (perempuan) dan istilah psikologi modern “NPD” (Narcissistic Personality Disorder). Perpaduan tersebut melahirkan sebuah karya dengan makna mendalam dan konteks sosial yang kuat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kang Cucu, pada Selasa (7/10) lagu “Awewe NPD” tercipta dari pengamatan terhadap dinamika hubungan yang sering terjadi di sekitar masyarakat kisah cinta yang tampak indah di permukaan, namun menyimpan sisi emosional yang melelahkan di dalamnya. “Lagu ini bukan untuk menghakimi,” ungkapnya, “melainkan menjadi cermin bagi mereka yang pernah terjebak dalam cinta yang rumit.”
Menjelang perilisan lagu ini, Kang Cucu menyampaikan pesan tulus kepada para pendengarnya:
“Coming soon, lagu terbaru dari saya yang berjudul ‘Awewe NPD’. Setelah lama vakum, saya memutuskan kembali ke dunia musik dan ingin kembali berkarya. Semoga bisa diterima masyarakat Karawang khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
Seperti janji saya, lagu ini gratis. Silakan diputar dan dinyanyikan di mana saja. Lagu ini untuk semua rakyat Indonesia. Gratis.
Terima kasih.”Kangcucuu x Dede
Pernyataan tersebut menegaskan kembali idealisme Kang Cucu bahwa musik bukan sekadar industri, tetapi hadiah dan pengabdian bagi masyarakat.
Jika “FBD” menjadi lagu penyembuh luka batin, maka “Awewe NPD” hadir sebagai lagu pembuka mata tentang cinta, realitas, dan refleksi diri. Dengan balutan lirik berjiwa lokal dan sentuhan musik modern, karya ini diprediksi akan menjadi bahan perbincangan hangat di dunia musik daerah dan nasional.
Siap-siap, Karawang. Siap-siap, Indonesia. Sebuah cerita baru akan segera mengalun dari hati seorang musisi sejati, Kang Cucu Rajah Kalamangsa Puredalem. (LK)













Tinggalkan Balasan