MBG Program Baik, Namun Jangan Dijadikan Ajang Bisnis Proyek

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 04:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai langkah positif pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak dan masyarakat. Namun demikian, pelaksanaannya di lapangan diingatkan agar tidak menyimpang dari tujuan utama, yakni membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ujang Suhana, SH, yang menegaskan bahwa program MBG jangan sampai berubah menjadi ladang bisnis proyek yang berorientasi pada keuntungan semata. Ia menilai, jika tidak diawasi dengan baik, program ini berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu sebagai ajang “bancakan” anggaran.

“Program ini sangat baik, tapi jangan sampai dijadikan proyek yang hanya mengejar profit. Jangan sampai kepentingan masyarakat dikalahkan oleh kepentingan kelompok tertentu,” ujar Ujang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penyaluran program yang tepat sasaran. Menurutnya, MBG harus difokuskan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan justru dinikmati oleh kalangan mampu, termasuk anak pejabat.

“Kalau ingin efektif, harus jelas sasarannya. Prioritaskan anak-anak dari keluarga tidak mampu. Jangan sampai yang menerima justru mereka yang tidak membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, Ujang juga menyoroti potensi permasalahan teknis di lapangan, seperti risiko keracunan makanan serta kompleksitas distribusi yang bisa membebani berbagai pihak. Ia menilai, hal tersebut dapat diminimalisir dengan pendekatan yang lebih sederhana dan efisien.

Baca Juga:  Bakal Calon Bupati Kabupaten Bekasi, H. Ulung Purnama SH.MH hadiri Pengajian Rutin di Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar anggaran MBG dapat disalurkan langsung kepada orang tua, khususnya ibu, dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, orang tua lebih memahami kebutuhan dan selera makanan anak, sehingga program dapat berjalan lebih efektif tanpa harus menambah beban biaya operasional.

“Kalau langsung diberikan kepada orang tua yang membutuhkan, itu lebih tepat. Ibu pasti tahu makanan yang baik dan disukai anaknya, tanpa harus ada biaya tambahan untuk tenaga kerja atau distribusi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah tersebut dapat membantu efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dana yang berasal dari rakyat dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat guna.

Dengan demikian, Ujang berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG, agar tetap berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.

“Intinya, program ini harus kembali ke tujuan awal: membantu rakyat yang membutuhkan, bukan menjadi ajang keuntungan segelintir pihak,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

Suami Diduga Habisi Nyawa Istri di Karawang, Sempat Coba Bunuh Diri
Arus Balik Lebaran H+7 di Simpang Jomin Karawang Ramai Lancar, Puncak Diprediksi Akhir Pekan
Diduga Disewakan Secara Ilegal, Lahan PJT II di Rengasdengklok Disulap Jadi Ladang Bisnis Pribadi
Komunitas Siaga Bencana Purwasari Siagakan Ambulans untuk PAM Arus Mudik Lebaran 2026
Musran VI Dapil II Digelar Serentak, DPC PDI Perjuangan Karawang Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting
Remaja Asal Rengasdengklok Karawang Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Pejabat Tak Lengkap, GMPI Karawang Walk Out dari Audiensi DPUPR
Bupati Karawang Hadiri Gerakan Pangan Murah Bazar Ramadhan 1447 H di Jatisari
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 08:23

Suami Diduga Habisi Nyawa Istri di Karawang, Sempat Coba Bunuh Diri

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:42

Arus Balik Lebaran H+7 di Simpang Jomin Karawang Ramai Lancar, Puncak Diprediksi Akhir Pekan

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:34

Diduga Disewakan Secara Ilegal, Lahan PJT II di Rengasdengklok Disulap Jadi Ladang Bisnis Pribadi

Senin, 16 Maret 2026 - 18:11

Komunitas Siaga Bencana Purwasari Siagakan Ambulans untuk PAM Arus Mudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:06

Musran VI Dapil II Digelar Serentak, DPC PDI Perjuangan Karawang Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:11

Remaja Asal Rengasdengklok Karawang Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:39

Pejabat Tak Lengkap, GMPI Karawang Walk Out dari Audiensi DPUPR

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:19

Bupati Karawang Hadiri Gerakan Pangan Murah Bazar Ramadhan 1447 H di Jatisari

Berita Terbaru